Kimia Farma Apotek Raup Omzet Rp 1,5 Triliun
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Jakarta - Anak usaha PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Kimia Farma Apotek (KFA) mencatat pendapatan Rp 1,54 triliun di tahun 2010 atau mengkontribusi 48,67% dari total raihan pendapatan induk sebesar Rp 3,18 triliun.
Menurutnya Direktur Utama KFA, Saleh Rustandi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (14/4/2011), pendapatan Apotek meningkat 12,18% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan Apotek mengkontribusikan 48,67% total kinerja KAEF.
BUMN Farmasi sendiri berhasil meraih Rp 3,18 triliun, atau naik tipis dari periode sebelumnya, Rp 2,85 triliun. Dengan demikian laba bersih perseroan mencapai Rp 138,71 miliar, melonjak 121% dari sebelumnya, Rp 62,5 miliar.
Saleh juga menyampaikan, Apotek Kimia Farma memimpin pasar dalam ritel farmasi. Dengan konsep waralaba (franchise) yang telah diterapkan sejak 2008, perseroan telah mentransformasi diri dalam format layanan yang sesuai dengan paradigma sehat. Apotek perseroan pun telah memiliki 390 cabang yang ada di Indonesia.
Dengan konsep ini, mitra bisnis manajemen KFA dapat menginvestasikan Rp 460 juta, dengan payback period lebih kurang 4 tahun setelah beroperasi.
"Selain dengan modal sendiri, sebagian dari pengembangan apotek itu memang akan kami upayakan dengan pola kerja sama operasi (KSO) maupun waralaba," kata Saleh.
Foto: Dok detikFinance
Rabu, 27 Juli 2011
Jumat, 22 Juli 2011
Sabtu, 19 Februari 2011
Selasa, 15 Februari 2011
Anjing Bisa Jadi Sahabat Penderita Diabetes
Sejak berabad-abad lalu anjing dikenal sebagai binatang paling setia pada majikannya. Insting dan kemampuannya pun kerap dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan manusia mulai dari tugas ringan seperti menuntun orang buta hingga mengendus zat tertentu seperti narkoba atau bahan peledak.
Kemampuan anjing pun kini mulai dikembangkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan. Di Amerika Serikat misalnya, binatang setia ini sekarang banyak dilatih indra penciumannya untuk mengawasi kadar gula darah para penderita diabetes.
Berdasarkan data Asosiasi Diabetes Amerika, lebih dari 20 juta anak dan orang dewasa di AS mengidap diabetes. Akibat penyakit ini, tubuh mereka tidak cukup memproduksi insulin, hormon yang dibutuhkan untuk mengubah gula, tepung dan makanan lain menjadi energi. Penderita diabetes harus memeriksakan kadar gula darah mereka secara teratur setiap hari. Bahkan pemeriksaan terkadang harus dilakukan tengah malam guna mencegah terjadinya peningkatan atau penurunan ekstrim yang berujung pada kegagalan organ.
Peran anjing dalam membantu serta memberi peringatan dini sebenarnya telah terlihat. Setidaknya dua organisasi di AS telah sukses melatih anjing dalam mendeteksi rendahnya kadar glukosa. Tetapi yang menjadi persoalan kini adalah para ahli belum dapat mengungkap bukti ilmiah bahwa anjing benar-benar dapat dijadikan acuan bagi penderita diabetes dalam mendeteksi penurunan kadar gula darah yang membahayakan .
Para peneliti dari Queen's University di Belfast, Irlandia Utara, misalnya, kini tengah berupaya keras mengungkap bukti-bukti ilmiah tersebut. Yang menjadi perhatian mereka adalah sinyal atau isyarat apa yang diterima anjing sehingga isyarat ini dapat dilatih dan dikenalkan sebagai sistem baku bagi peringatan dini bagi penderita diabetes.
"Laporan bersifat anekdot memang menunjukkan bahwa beberapa ekor anjing dapat memberi peringatan dini akan terjadinya hipoglikemia dengan menggunakan indra penciuman mereka untuk mengetahui bahwa kadar gula darah majikannya sedang menurun," ungkap pimpinan peneliti dan profesor psikologi, Deborah Wells.
Soal sinyal atau isyarat ini juga menjadi perhatian Mark Ruefenacht, pendiri Dogs for Diabetics, di Concord, California. Menurutnya, isyarat apa persisnya yang ditangkap anjing ketika seseorang mengalami kadar rendah gula darah masih menjadi sebuah misteri.
"Kami hanya belum dapat menemukan jawaban yang tepat . Setiap kali kami pikir sudah mempunyai jawabannya namun sebenarnya belum," ujar Ruefenacht.
Ruefenacht, yang juga penderita diabetes, merintis organisasi Dogs for Diabetics tiga tahun lalu. Organisasi ini sekarang tengah berupaya mengidentifikasi aroma atau abu yang memungkinkan anjing bisa memberikan peringatan dini dengan dukung laboratorium forensik
Ruefenacht mendirikan organisasi tersebut setelah terinspirasi oleh salah satu anak anjing miliknya. Anjing tersebut membangunkan ia di suatu malam di mana Ruefenacht rupanya lupa mengecek kadar gula darahnya sebelum tidur. Ruefenacht berpikir bahwa dirinya telah mengalami semacam seizure atau kejang yang mengingatkan anak anjing tersebut.
Sejak itu, seluruh relawan dalam organisasi tersebut menempatkan 30 pelatih anjing di rumah-rumah pengidap diabetes tipe 1 di kawasan California Utara. Permintaan akan anjing terlatih ini ternyata tinggi, lebih dari 100 orang kini tercatat dalam antrian.
Organisasi Dogs for Diabetics menggunakan anjing-anjing Labrador Retriever yang tidak lulus sekolah pemandu. Anjing-anjing ini biasanya gagal karena berbagai alasan seperti menolak berjalan di saat hujan atau enggan naik ke eskalator. Kemampuan dasar tersebut memang penting untuk menjadi anjing pekerja, tetapi tidak bagi anjing pembantu.
Ruefenacht mengatakan, anjingnya harus menjalani pelatihan tiga hingga empat bulan sama dengan yang apa dipersiakan untuk mendeteksi narkotika atau bahan peledak. Seekor anjing berusia 2 tahun biasanya pertama kali diajari untuk mendeteksi contoh bau atau aroma kadar rendah gula darah. Lalu mereka diajarkan untuk menemukan bau tersebut pada manusia, dan memberi peringatan kepada orang lain dengan cara mengggit sebuah pipa kecil yang menggantung di lehernya. Anjing-anjing yang sukses menyelesaikan pelatihan tersebut dinilai 90 persen akurat, kata Ruefenacht.
Maski cukup akurat, tidak semua orang bisa langsung percaya dengan kemampuan anjing. Larry Myers, dokter hewan dan profesor di Auburn University di Alabama, misalnya telah mencoba melatih anjingnya untuk mendeteksi segala macam obat hingga pestisida pertanian selama 25 tahun. Menurutnya, pengadilan belum mengambil keputusan apakah anjing benar-benar dapat mendeteksi rendahnya kadar gula darah.
Walaupun anjing telah memiliki kemampuan penciuman yang luar biasa, menurut Myers, mereka tidak sensitif secara universal terhadap seluruh jenis zat kimia. "Apakah individu pengidap hipoglikemik, pada faktanya, mengeluarkan bau yang khusus? Saya tidak tahu, dan saya kira tidak ada satu orang pun mengetahuinya saat ini," ujarnya..
Kemungkinan lain selain bau atau aroma adalah anjing menangkap isyarat atau sinyal visual, sehingga dalam kasus ini anjing berfungsi sebagai pendeteksi gejala seizure. Anjing-anjing seperti ini diduga dapat menangkap perubahan psikologis yang sangat tak kentara pada majikannya yang mungkin bisa terlihat 45 menit sebelum seizure sebenarnya. Anjing ini kemudian memberi peringatan kepada manusia sehingga dapat menemukan lingkungan yang aman atau mengambil tindakan pencegahan.
"Ini dapat mengungkap apakah anjing benar-benar sensitif terhadap perubahan yang tak terlihat pada individua sesaat menjelang terjadinya serangan. Ini akan menjadi sebuah fact bahwa seekor anjing sangat sangat memperhatikan perilaku manusia," ungkap Myers.
Kamis, 03 Februari 2011
Pingin Punya Anak?Ini Tips Agar Cepat Hamil Dan Punya Anak
Mempunyai anak adalah dambaan setiap keluarga, bahkan dengan anak hidup kita akan terasa sempurna,namun seringkali kita jumpai ada keluarga yang sudah bertahun tahun hidup bersama tetap belum di karuniai seorang anak.
Berikut beberapa tipsyang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkankehamilan:
1.Tidak Memakai Alat KB
Tidak menggunakan semua alat KB adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Hal ini karena penggunaan alat ini akan menyebabkan siklus haid Anda menjadi tidak teratur dan perlu waktu beberapa bulan untuk menjadi normal kembali. Tapi, tak sedikit pula wanita yang menjadi subur pada bulan pertama setelah berhenti minum pil KB.
2. Periksakan KondisiKesehatan Anda
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan yang mencakup kesehatan tubuh anda sendiri, mengenai sistem reproduksi anda, tingkat kesuburan dan hallainnya kepada ahlinya. Periksakan hal ini baik suami maupun isteri. Hal ini merupakan modal penting untuk terjadinya kehamilan dan untuk diketahui oleh pasangan suami isteri, karena jika terjadi kendala pada hal tersebut, tentunya diperlukan perawatan dan pengobatan lebih lanjut dan bukan hanya sekedar tips.Jika setelah diperiksakan dan dinyatakan kondisi anda dan pasangan anda sehat,maka mungkin tips selanjutnya bisa bermanfaat dan dapat anda lakukan.
Ketahui Mengenai Pengetahuan Dasar Terjadinya Kehamilan. Hal ini juga penting diketahui oleh pasangan suami isteri agar dapat dijadikansebagai gambaran untuk mendapatkan kehamilan. Mengetahui seberapa banyak jumlahsperma normal, kondisi serviks saat masa subur, berapa lama sperma mencapai sel telur dsb
3. Ketahui Masa SuburAnda
Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopii. Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopiselama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati.
4. Ketahui dan HindariMasalah-Masalah Kesuburan (Infertilitas)
Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40% akibat perempuan, 40% akibat laki-lakidan 30% akibat keduanya.
5. Waktu terbaik untukkonsepsi
Penting untukmengetahui kapan saat terbaik untuk terjadinya pembuahan pada seorang wanita.Waktu terbaik untuk konsepsi atau pembuahan adalah saat masa subur atau ovulasi dari seorang wanita.
Yang perlu diperhatikan bahwa telur yang matang hanya hidup 24 jam sedangkan sperma hidup 48-72 jam dalam tubuh wanita. Oleh karenanya, melakukan hubungan seks sebelum saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari sesudahnya.
6. Frekuensi hubunganseksual
Frekuensi atau seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung darisetiap pasangan. Tidak ada angka khusus yang dapat memastikan berapa kali seseorang harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Yang terpenting “seberapa sering” anda melakukan hubungan seksual pada ” waktu yang terbaik untuk konsepsi”.
7. Jangan Banyak Bergerak Setelah Seks?
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa setelah hubungan seksual dengan tidak bergerak dan tetap dalam posisi tidur dengan kaki atau pinggul lebih tinggi setelah seks akan meningkatkan kesuburan. Karena sebenarnya sperma sudah berada di dalam serviksesaat setelah ejakulasi.
Tapi ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.
Yang terpenting juga sewaktu anda membersihkan, hindari mengunakan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual, karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toxic untuk sperma.
-Buat para suami
Para suami sebaiknya menghindari memakai celana yang terlalu ketat atau mandi air hangat, hal ini akan menurunkan kemungkinan kehamilan karena proses penekanan atau panas didaerah testis (pembentuk sperma).
8. Hindari Rokok dan Narkoba
Merokok atau mengkonsumsi narkoba sangat mngurangi peluang seorang wanita untuk hamil, dan dapat menyebabkan terjadinya keguguran, kelahiran prematur, dan bayi dengan berat badan rendah.
9. Kurangi Kafein
Banyak penelitian menunjukkan, terlalu banyak kafein bisa mengurangi kemampuan tubuh dalammenyerap zat besi. Jika ingin hamil, hindari minum kopi, teh, atau cola yangkandungan kafeinnya tinggi.
10. Menerapkan PolaHidup Sehat
Hal lain yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Inilah yang harus anda perhatikan :
Jika kebetulan anda atau suami perokok, sebaiknya menghentikan merokok.demikian juga dengan kebiasaan meminum alkhohol.
meminum alkohol sedikit pun mengurangi peluang kehamilan hingga 50 %
Pastikan Berat Badan Anda Tidak Kurang/Tidak Lebih (ideal) karena berat badanyang kurang/lebih selain bisa mempersulit pembuahan, juga menjadi masalah saa tanda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangipembentukan sperma.
Rajin Olahraga, dengan demikian kondisi badan anda selalu fit dan dalam proses pembuahan pun akan lebih besar terjadi.
Pola Makan Bergizi Seimbang dalam mengkonsumsi makanan sarat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kehamilan sehat kelak.
11. Gunakan PosisiBerhubungan Badan Yang Tepat
Banyak pakar kesuburanyang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan. Agar lebih efektif, wanita bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung banyak sperma. Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu supaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.
12. Hadirkan suasana Santai Saat Berhubungan
Kegiatan berhubungan suami isteri ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim,sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan,istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.
13. Minum Vitamin
Untuk cepat hamil,konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untukkesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan. Vitamin C, salah satunya,dapat meningkatkan kualitas sperma. Mengkonsumsi 1000 mg dan 10 mcg vitamin D atau Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.
14. Berdoa Kepada YangMaha Kuasa
Manusia hanyalah bisamerencanakan dan berusaha, sedangkan yang menentukan semuanya tentulah Tuhan.Oleh karena itu lengkapi usaha anda dengan berdoa kepada-Nya, agar diberkahi secepatnya karunia kehamilan. Doa begitu kuat, yang mampu mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Sumber data : majalahWanita
Rabu, 02 Februari 2011
Beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat.
Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.
Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.
Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).
Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.
Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.
Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan --seperti hati, jantung, babat, dan limfa.
KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.
Penyebab
Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.
Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.
Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.
Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.
Penyakit radang sendi akibat peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan kristal urat. Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus, sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan.
Seseorang dikatakan menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk jarum.
Lebih banyak pria
Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause.
Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.
Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut.
Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat.
Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih
Kadar Normal
Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.
Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.
Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.
Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.
Gambaran Klinis
Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.
Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.
Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin.
Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.
Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri.
Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.
Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.
Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.
Faktor Risiko
Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.
Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.
Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.
Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.
KALAU menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.
Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan artritis gout:
Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).
Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).
Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:
Mengobati serangan akut secara baik dan benar
Mencegah serangan ulangan artritis gout akut
Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat
Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.
Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.
Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya.
Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih (probenecid) atau obat yang menurunkan produksi asam urat (allopurinol)).
Pengaturan diet
Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.
Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:
Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.
Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.
Senin, 24 Januari 2011
DIABETES UNTUK IBU HAMIL
Pengobatan diabetis sejak dini dapat menurunkan risiko pada ibu dan bayi.
Terapi insulin deberikan bila perlu.
Pengelolaan diabetes pada kehamilan ditujukan untuk mempertahankan kadar glukosa darah puasa<105 mg/dl; mempertahankan kadar glukosa darah 2 jam post prandial< 120 mg/dl;mempertahankan kadar Hb glikosilat (Hb Alc)<6%;mencegah hipoglikemia,mencegah ketoasidosis, mengusahakan tumbuh kembang janin optimal dan normal.
Pemantauan glukosa darah kini dapat dilakukan di seluruh Apotek Kimia Farma, dan dilakukan sendiri dirumah, dengan alat yang banyak beredar di pasaran.Dianjurkan kontrol gula darah sesuai jadwal pemeriksaan kehamilan.makin dekat dengan perkiraan persalinan, kontrol harus makin sering.sedangkan Hb glikosit,ideal diperiksa tiap 6 - 8 minggu.
Terapi Insulin
Bila sebelum hamil ibu memerlukan insulin, perlu insulin dengan dosis yang sama sampai ada tanda tanda perlu ditambah atau dikurangi.Pada kasus diabetis gestasional, terapi insulin direkomdasikan The American Diabetis Association(1999), ketika terapi diet gagal mempertahankan kadar gula darah puasa <95 mg/dl,atau 2 jam setelah makan kadar gula <120 mg/dl.
Insulin adalah pilihan terapi hipoglikemik selama hamil.Obat hipoglikemik oral tidak dianjurkan, karena tidak dapat mengontrol hiperglikemia dan potensial menyebabkan hipoglikemik pada empat minggu pertama kehamilan.”selain itu, efek teratogenitas (kecacatan janin) tinggi dan dapat diekresikan dalam jumlah besar melalui Asi,” ujar dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti,spOG.
Insulin harus yang preparat insulin manusia (human Insulin), karena insulin yang non human unsulin dapat menyebabkan terbentuknya antibodi terhadap insulin endogen dan antibodi ini dapat menembus sawar darah plasenta, sehingga dapat mempengaruhi janin.kebutuhan insulin trisemester pertama umumnya lebih rendah, meningkat diusia kehamilan 24 minggu dan menurun setelah masa post-partum(paska kehamilan),sehingga harus dipantau ketat.
Pada ibu hamil dengan diabetes yang tidak memiliki riwayat melahirkan bayi makrosomia(berat badan besar) ,dapat melahirkan normal di usia kehamilan 37 –n 40 minggu. Selama tidak ada komplikasi.Bila diabetesnya lebih berat dan perlu insulin ,sebaiknya kehamilan diakhiri pada 36 – 38 minggu, terutama bila diikuti komplikasi makrosomia,prekalmpsia atau kematian janin.Penyebab diabetes selama hamil dikendalikan oleh serotonin, Zat kimia yang diproduksi oleh tubuh dan biasanya dikenal sebagai neurotransmitter.serotonin terbuat dari triptofan – asam amino yang berasal dari makanan tinggi protein.Ada hubungan erat antarajumlah dan jenis protein yang dikomsumsi ibu diawal kehamilan dan pembentukan sel islet, yang dibutuhkan untuk melindungi diri terhadap diabetes diakhir kehamilan.
Studi menunjukkan , hormon prolaktin yang meningkat pada awal kehamilan akan mengaktifkan gen yang menghasilkan Tph1 dalam sel beta.Akibatnya reseptor serotonin terangsang dan menyebabkan sel beta berkembang biak, akhirnya menghasilkan peningkatan insulin.”Peran ganda serotonin dalam mengatur suasana hati dan pembentukan sel beta inilah yang terkait dengan status stres ibu hamil, dan terjadinya peningkatan kadar glukosa darah,” ujar dr.Rino. (dikutip dari OTC Digest)
Terapi insulin deberikan bila perlu.
Pengelolaan diabetes pada kehamilan ditujukan untuk mempertahankan kadar glukosa darah puasa<105 mg/dl; mempertahankan kadar glukosa darah 2 jam post prandial< 120 mg/dl;mempertahankan kadar Hb glikosilat (Hb Alc)<6%;mencegah hipoglikemia,mencegah ketoasidosis, mengusahakan tumbuh kembang janin optimal dan normal.
Pemantauan glukosa darah kini dapat dilakukan di seluruh Apotek Kimia Farma, dan dilakukan sendiri dirumah, dengan alat yang banyak beredar di pasaran.Dianjurkan kontrol gula darah sesuai jadwal pemeriksaan kehamilan.makin dekat dengan perkiraan persalinan, kontrol harus makin sering.sedangkan Hb glikosit,ideal diperiksa tiap 6 - 8 minggu.
Terapi Insulin
Bila sebelum hamil ibu memerlukan insulin, perlu insulin dengan dosis yang sama sampai ada tanda tanda perlu ditambah atau dikurangi.Pada kasus diabetis gestasional, terapi insulin direkomdasikan The American Diabetis Association(1999), ketika terapi diet gagal mempertahankan kadar gula darah puasa <95 mg/dl,atau 2 jam setelah makan kadar gula <120 mg/dl.
Insulin adalah pilihan terapi hipoglikemik selama hamil.Obat hipoglikemik oral tidak dianjurkan, karena tidak dapat mengontrol hiperglikemia dan potensial menyebabkan hipoglikemik pada empat minggu pertama kehamilan.”selain itu, efek teratogenitas (kecacatan janin) tinggi dan dapat diekresikan dalam jumlah besar melalui Asi,” ujar dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti,spOG.
Insulin harus yang preparat insulin manusia (human Insulin), karena insulin yang non human unsulin dapat menyebabkan terbentuknya antibodi terhadap insulin endogen dan antibodi ini dapat menembus sawar darah plasenta, sehingga dapat mempengaruhi janin.kebutuhan insulin trisemester pertama umumnya lebih rendah, meningkat diusia kehamilan 24 minggu dan menurun setelah masa post-partum(paska kehamilan),sehingga harus dipantau ketat.
Pada ibu hamil dengan diabetes yang tidak memiliki riwayat melahirkan bayi makrosomia(berat badan besar) ,dapat melahirkan normal di usia kehamilan 37 –n 40 minggu. Selama tidak ada komplikasi.Bila diabetesnya lebih berat dan perlu insulin ,sebaiknya kehamilan diakhiri pada 36 – 38 minggu, terutama bila diikuti komplikasi makrosomia,prekalmpsia atau kematian janin.Penyebab diabetes selama hamil dikendalikan oleh serotonin, Zat kimia yang diproduksi oleh tubuh dan biasanya dikenal sebagai neurotransmitter.serotonin terbuat dari triptofan – asam amino yang berasal dari makanan tinggi protein.Ada hubungan erat antarajumlah dan jenis protein yang dikomsumsi ibu diawal kehamilan dan pembentukan sel islet, yang dibutuhkan untuk melindungi diri terhadap diabetes diakhir kehamilan.
Studi menunjukkan , hormon prolaktin yang meningkat pada awal kehamilan akan mengaktifkan gen yang menghasilkan Tph1 dalam sel beta.Akibatnya reseptor serotonin terangsang dan menyebabkan sel beta berkembang biak, akhirnya menghasilkan peningkatan insulin.”Peran ganda serotonin dalam mengatur suasana hati dan pembentukan sel beta inilah yang terkait dengan status stres ibu hamil, dan terjadinya peningkatan kadar glukosa darah,” ujar dr.Rino. (dikutip dari OTC Digest)
Kamis, 20 Januari 2011
Akne ( Jerawat)
Akne (jerawat) merupakan kelainan umum pada kulit, yang menyebabkan timbulnya lesi kulit yang disebutpapul,lesi kebanyakan timbul pada wajah,leher,punggung,dada dan bahu.Kondisi ini umumnya terjadi pada usia antara 14-19 tahun, kendati ada beberapa individu yang mengalaminya pada usia 20-30 tahun.Kadang kala akne timbul kembali pada usia menopause.Akne ditandai dengan adanya komedo, yang terbentuk akibat tersumbatnya saluran keluar dari folikel rambut oleh sekresi minyak dan sel-sel kulit mati. Kendati bukan merupakan gangguan kesehatan yang serius, namun akne yang berat dapat menggangu penampilan dan meninggalkan bekas berupa jaringan parut permanent.
Anjuran untuk Pasien :
• Akne tidak mencerminkan bahwa seseorang kurang menjaga kebersihan.
• Cuci muka tidak perlu terlalu sering dilakukan, cukup 2 x sehari dengan memakai sabun (bukan antiseptik).
• Jangan biarkan rambut menutupi daerah wajah.Rambut, terutama yang kotor, dapat memperburuk kondisi pori-pori yang tersumbat.
• Gunakan kosmetik yang berbahan dasar air.
• Pengobatan tidak membuat akne hilang lebih cepat tetapi dapat membantu mencegah kambuhnya akne.Pengobatan membutuhkan waktu selama 1-2 minggu.
• Hindari tindakan memencet atau memecahkan jerawat karena dapat meninggalkan bekas berupa jaringan parut pada kulit.
• Pemaparan ringan terhadap sinar matahari mungkin bermanfaat , tetapi gunakan krim tabir surya non-minyak dan hindari kondisi banyak berkeringat.
• Asupan gizi seimbang juga bermanfaat membantu menjaga kesehatan kulit.
• Usahakan untuk tetap rileks.Stres diketahui merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya akne(jerawat).
Pilihan Terapi :
Antibiotika Oral atau sitemik
• Tetrasiklin Oral untuk akne, misalnya doxycycline dan tetracycline, serigkali lebih efektif karena bekerja di seluruh tubuh, langsung pada kelenjar keringat (sebasea).Obat ini adakalanya dianjurkan untuk digunakan jika terapi topikal, misalnya kombinasi antibiotik dengan benzoylperoxide, tidak dapat membersihkan kulit dari jerawat(akne).Tidak boleh digunakan selama hamil.
• Makrolid, seperti azithromycin dan erythromycin,juga preparat clindamycin digunakan secara oral dalam terapi akne.
Pelindung kulit
• Ada sejumlah produk sabun dan pembersih kulit wajah yang dapat digunakan untuk membantu mencegah timbulnya akne.
Suplemen
• Multivitamin dan mineral dengan chromium,antioxidants,Zinc.
Produk
Antibiotika
Clindamycin,Dalacin d,Lincosin.
Anti infeksi
Bactroban,Fucidin,Fusycom,Garamycin,Nebacetin,Sagestam,Salticin.
Anjuran untuk Pasien :
• Akne tidak mencerminkan bahwa seseorang kurang menjaga kebersihan.
• Cuci muka tidak perlu terlalu sering dilakukan, cukup 2 x sehari dengan memakai sabun (bukan antiseptik).
• Jangan biarkan rambut menutupi daerah wajah.Rambut, terutama yang kotor, dapat memperburuk kondisi pori-pori yang tersumbat.
• Gunakan kosmetik yang berbahan dasar air.
• Pengobatan tidak membuat akne hilang lebih cepat tetapi dapat membantu mencegah kambuhnya akne.Pengobatan membutuhkan waktu selama 1-2 minggu.
• Hindari tindakan memencet atau memecahkan jerawat karena dapat meninggalkan bekas berupa jaringan parut pada kulit.
• Pemaparan ringan terhadap sinar matahari mungkin bermanfaat , tetapi gunakan krim tabir surya non-minyak dan hindari kondisi banyak berkeringat.
• Asupan gizi seimbang juga bermanfaat membantu menjaga kesehatan kulit.
• Usahakan untuk tetap rileks.Stres diketahui merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya akne(jerawat).
Pilihan Terapi :
Antibiotika Oral atau sitemik
• Tetrasiklin Oral untuk akne, misalnya doxycycline dan tetracycline, serigkali lebih efektif karena bekerja di seluruh tubuh, langsung pada kelenjar keringat (sebasea).Obat ini adakalanya dianjurkan untuk digunakan jika terapi topikal, misalnya kombinasi antibiotik dengan benzoylperoxide, tidak dapat membersihkan kulit dari jerawat(akne).Tidak boleh digunakan selama hamil.
• Makrolid, seperti azithromycin dan erythromycin,juga preparat clindamycin digunakan secara oral dalam terapi akne.
Pelindung kulit
• Ada sejumlah produk sabun dan pembersih kulit wajah yang dapat digunakan untuk membantu mencegah timbulnya akne.
Suplemen
• Multivitamin dan mineral dengan chromium,antioxidants,Zinc.
Produk
Antibiotika
Clindamycin,Dalacin d,Lincosin.
Anti infeksi
Bactroban,Fucidin,Fusycom,Garamycin,Nebacetin,Sagestam,Salticin.
Kamis, 23 April 2009
Kimia Farma, Tips ASI lancar,Ibu bugar
1.Setelah kelahiran bayi,jangan pisahkan dahulu dari ibunya
2.Bersihkan dengan hati-hati,kemudian letakkan bayi dengan posisi tertelungkup didada ibu dengan kepala bayi searah kepala ibu.Biarkan bayi melakukan INISIASI, yaitu upaya mencari putting payudara ibu untuk menyusu sendiri dengan ASI yang keluar pertama kali dari payudara ibu.
3.Ingat,susu pertama kali keluar dari payudara ibu merupakan nutrisi makanan terbaik untuk bayi yang mengandung AA,DHA,Taurin,Colostrum dan vitamin lain yang dapat membangun pertumbuhan,kecerdasan dan kekebalan tubuh bayi terhadap serangan serangan berbagai penyakit, dan ini tidak bias digantikan dengan susu pengganti lain.
4.Lanjutkan menyusui bayi dengan ASI selama minimal 6 (enam) bulan.Perlu diingat,selama periode itu sebaiknya tidak deberikan makanan maupun susu formula pengganti ASI
2.Bersihkan dengan hati-hati,kemudian letakkan bayi dengan posisi tertelungkup didada ibu dengan kepala bayi searah kepala ibu.Biarkan bayi melakukan INISIASI, yaitu upaya mencari putting payudara ibu untuk menyusu sendiri dengan ASI yang keluar pertama kali dari payudara ibu.
3.Ingat,susu pertama kali keluar dari payudara ibu merupakan nutrisi makanan terbaik untuk bayi yang mengandung AA,DHA,Taurin,Colostrum dan vitamin lain yang dapat membangun pertumbuhan,kecerdasan dan kekebalan tubuh bayi terhadap serangan serangan berbagai penyakit, dan ini tidak bias digantikan dengan susu pengganti lain.
4.Lanjutkan menyusui bayi dengan ASI selama minimal 6 (enam) bulan.Perlu diingat,selama periode itu sebaiknya tidak deberikan makanan maupun susu formula pengganti ASI
Rabu, 22 April 2009
KIMIA FARMA DIBOBOL MALING
Membaca koran lokal Radar Bali terbitan hari rabu 22 April 2009, diberitakan Kimia Farma Jl. Diponegoro 125 Denpasar dibobol maling lewat plafon,mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi kita semua agar kita lebih berhati-hati.Padahal disana sudah ada Waker yang jaga dan juga ada POs Polisi
Jumat, 10 April 2009

ADAKAH OBAT HIV?
Para ahli berpendapat bahwa kita akan memasuki masa kekeringan dalam hal pengobatan antiretroviral (ART) baru, tanpa senyawa yang benar-benar baru untuk pasien yang berpengalaman dengan pengobatan dalam beberapa tahun yang akan datang. Namun, mereka tetap berharap bahwa teknologi baru dan jalur penelitian akan memicu lompatan besar berikutnya.
Ilmu HIV merupakan gabungan ilmu. Penelitian terhadap vaksin yang efektif senantiasa mengalami kegagalan, dan sering kali tidak tampak kian dekat dengan penyembuhan saat ini dibandingkan waktu virus pertama kali ditemukan pada lebih dari 25 tahun lalu. Namun dengan ART – obat untuk mencapai penatalaksanaan penyakit dalam jangka panjang – kita sudah beruntung. Dalam 25 tahun yang sama, Badan Pengawas Makanan dan Obat (FDA) AS sudah menyetujui 20 jenis obat, empat di antaranya disetujui pada tiga tahun yang lalu.
Namun, saat ini, calon obat yang begitu banyak mendapat rintangan. Tidak ada pengobatan baru yang sedang dalam penelitian yang sungguh-sungguh inovatif melampaui tahapan paling awal pada uji coba terhadap manusia – artinya memerlukan beberapa tahun sebelum obat tersebut dapat diresepkan untuk Odha yang paling berpengalaman dengan pengobatan yang paling membutuhkannya.
Para ahli yang selama ini mengamati pengembangan ART di seluruh dunia selama hampir dua dasawarsa menyatakan keprihatinannya tentang stadium penelitian AIDS dan kemungkinan tidak ada obat baru dalam waktu dekat. Mereka menyatakan bahwa jalur persetujuan FDA kian lebih menantang bagi ART, ditambah dengan kenyataan bahwa pasar telah kian dipenuhi dengan obat yang pada umumnya berhasil lumayan baik selama beberapa tahun.
Hal itu tidak berarti bahwa para peneliti atau perusahaan obat, telah putus asa dengan HIV. Aktivis dan para peneliti yang dihubungi oleh AIDSmeds mengatakan ada dasar untuk tetap berharap. Hanya saja pengobatan yang tampak paling menarik saat ini masih jauh dari kepastian, khususnya dalam industri di mana sebagian besar obat yang tampak memberi harapan dalam penelitian awal tidak berhasil dalam uji coba klinis lanjut.
Walau pandangan jangka pendek itu tampak menyedihkan, orang tetap memiliki harapan untuk masa depan. Berikut ini adalah kumpulan obat yang masih dalam penelitian – dan cara baru untuk memakai ART yang ada – yang oleh beberapa peneliti dan aktivis ART ditentukan sebagai obat yang paling menarik untuk diamati pada 2009.
Obat yang paling hampir selesai
Sejumlah obat yang mungkin berhasil untuk pasien yang paling berpengalaman dengan pengobatan telah berhasil melewati rintangan awal pengembangan obat. Mereka memasukkan dua entry inhibitor yang dikenal sebagai ibalizumab dan PRO 140; NRTI yang disebut amdoxovir; dan bevirimat, maturation inhibitor. Seluruh obat tersebut telah melewati uji coba fase I dan sedang dalam uji coba klinis atau penelitian mula-mula untuk menentukan dosis awal, keamanan dan efektivitasnya. IDX-899, baru dibeli oleh GlaxoSmithKline untuk pengembangan lebih lanjut, adalah NNRTI yang mungkin berhasil untuk pasien dengan HIV yang resistan terhadap NNRTI yang ada saat ini.
Obat lama, cara baru
Bob Huff, penanggung jawab advokasi antiretroviral (ARV) dari Treatment Action Group (TAG) di New York City, mengatakan dia paling tertarik untuk “mengamati penelitian tentang strategi baru dalam ART, yang paling utama di antaranya adalah kombinasi yang tidak memakai obat dari golongan NRTI.”
Huff menunjuk penelitian yang saat ini sedang mencari atau akan segera dimulai yang mengganti integrase inhibitor contohnya raltegravir atau entry inhibitor contohnya maraviroc untuk NRTI contohnya Truvada (tenofovir plus emtricitabine.) Dia berpendapat bahwa kemungkinan obat itu memiliki efek samping jangka panjang adalah lebih rendah, karena sesungguhnya NRTI mungkin dapat merusak DNA sel.
Jalur penelitian yang menarik bagi Steven Becker. MD, seorang peneliti AIDS dan konsultan perusahaan obat dari Seattle, AS adalah teknologi pemberian obat yang baru. Satu yang secara khusus dirasakannya memberi harapan adalah sebuah cara khusus untuk formulasi NRTI tenofovir agar supaya obat itu jauh lebih siap diserap oleh molekul lemak pada permukaan sel CD4. Formulasi baru ini sedang dikembangkan oleh Chimerix yang bekerja sama dengan produsen tenofovir, Gilead Sciences, dan memungkinkan dokter untuk memakai dosis obat yang lebih rendah secara bermakna, yang kemungkinan dapat mengurangi efek samping.
Becker juga melihat harapan besar pada teknologi nano, yang sedang diselidiki oleh beberapa perusahaan sebagai cara untuk membuat obat yang hanya perlu dipakai secara mingguan atau sekali sebulan.
Bob Munk, aktivis pengobatan yang sudah lama dari New Mexico, mengatakan bahwa dia tertarik dengan obat pendorong kekebalan yang juga memiliki mekanisme pengantar yang baru – melalui kulit. Obat itu, yang disebut DermaVir, diberikan melalui tempelan pada kulit yang serupa dengan tempelan nikotin. Saat ini obat itu dalam penelitian fase II. Para peneliti berharap bahwa DermaVir dapat membantu sel CD4 dan CD8 seseorang untuk melawan HIV secara efektif.
Pendukung baru
Satu jenis obat lain yang dapat memberi napas baru pada obat cadangan yang lama – serta juga beberapa obat yang lebih baru dalam golongan itu – disebut penguat farmakokinetik (pharmacokinetic/PK). Obat itu khusus dipakai untuk menguatkan tingkat obat lain dalam darah. Saat ini, satu-satunya obat jenis itu yang sudah dipakai adalah ritonavir, yang sayangnya juga meningkatkan tingkat kolesterol dan trigliserid – bahkan pada dosis yang lebih rendah.
Dilaporkan dalam Conference on Retroviruses and Opportunistic Infections (CROI) ke-16 di Montreal, Kanada adalah dua penguat PK yang baru, satu dari Gilead Sciences dan satu lagi dari Sequoia Pharmaceuticals. Kedua perusahaan itu mempresentasikan data tentang penguat PK buatan mereka dari penelitian fase I terhadap relawan yang HIV-negatif. Penelitian itu dilakukan untuk menyediakan pengamatan awal tentang keamanan dan bukti bahwa obat itu bekerja sebagaimana mestinya. Gilead melaporkan mereka akan mengembangkan penguat obat yang disebut GS 9350, bersamaan dengan integrase inhibitor, elvitegravir (yang saat ini membutuhkan penguat ritonavir), dan keduanya akan dibuat sebagai pil empat-dalam-satu yang juga mengandung tenofovir and emtricitabine. Kemungkinan bahwa obat buatan Sequoia, yang disebut SPI-452, mungkin juga dikoformulasi dengan ARV lain tergantung pada penguatnya.
Sabtu, 21 Maret 2009
Bahaya Mengorek Telinga!
Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan. Agar kedua fungsi tersebut berjalan, telinga harus dijaga. Sayang, banyak orang yang kadung salah dalam hal menjaga kebersihan telinga. Misalnya, mengorek telinga.
Telinga terdiri dari telinga luar, tengah dan dalam. Ketiga bagian ini bekerjasama menangkap gelombang suara dan menjadikannya bunyi yang nyata. Awalnya, gelombang suara diterima oleh telinga luar. Telinga luar sendiri terdiri dari daun dan liang telinga. “Daun telinga menampung suara, yang kemudian disalurkan ke liang telinga,” jelas dr. Darnila Rani, Sp.THT dari RSCM.
Dari liang telinga, suara kemudian masuk ke telinga tengah melalui gendang telinga. Di belakang gendang telinga, terdapat tulang pendengaran yang bentuknya menyerupai rantai. Tulang-tulang ini saling berhubungan pada sendi dan berfungsi mengantarkan gelombang suara hingga menggetarkan gendang dan sampai ke telinga dalam.
Di telinga dalam terdapat alat penerima yang disebut rumah siput. Di dalam rumah siput terdapat ujung-ujung saraf, cairan, dan organ yang mengambang. Gelombang suara yang diantarkan gendang dan tulang telinga akan menggetarkan cairan dalam rumah siput, sehingga membuat organ yang mengambang bergerak dan menyentuh ujung-ujung saraf pendengaran. Proses yang tadinya menggunakan tenaga mekanik kemudian diubah menjadi tenaga listrik, dan disampaikan ke otak sehingga kita mendengar suara.
Sementara sebagai alat keseimbangan, prosesnya lebih kompleks. Proses terjadi di telinga dalam. Telinga bekerjasama dengan organ lain seperti mata, sendi-sendi, otak dan lainnya. Jika ada dua organ yang tidak berfungsi, maka keseimbangan kita pun akan hilang.
BAHAYA MENGOREK
Bentuk telinga dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran. Liang telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu atau serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Tugas menghalau kotoran juga dilakukan kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen. Kita lebih mengenalnya sebagai tai telinga atau getah. Tai telinga inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkannya.
Orang sering salah kaprah menyangka tai telinga sebagai kotoran. Padahal, fungsinya sangat penting untuk membersihkan kotoran yang masuk. Secara alamaiah, kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. "Tai telinga tidak usah dibuang, kecuali jika menggumpal dan menyumbat liang telinga sehingga menghalangi masuknya gelombang suara ke telinga dalam," tegas Darnila. Lagipula, tak banyak kasus orang yang mengalami penggumpalan getah ini.
Dalam kadar normal, tai telinga hanya menutupi permukaan dinding telinga. Jika dibersihkan, getah akan diproduksi lagi. Maka, telinga sebaiknya tidak dibersihkan dengan cara dikorek. Cukup bersihkan bagian luar saja, yaitu daun dan muara liang telinga. "Bagian lebih dalam dari itu, seumur hidup pun tak perlu dibersihkan," tegas Darnila.
Salah satu yang sering dilakukan orang adalah mengorek telinga. Tak banyak yang tahu, mengorek telinga justru akan mengakibatkan terdorongnya getah telinga ke bagian yang lebih dalam yang bukan tempatnya. Jika getah ini dibersihkan, maka getah akan diproduksi lagi. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, getah yang terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.
Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga kita bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga kita mudah berdarah.
Masih ada lagi, mengorek telinga juga bisa bikin kolaps. Anda mungkin pernah mengalami batuk-batuk saat mengorek kuping. Nah, hal ini disebabkan adanya refleks saraf pagus yang terdapat di dinding telinga. Saraf pagus membentang ke tenggorokan, dada sampai perut. Batuk-batuk adalah refleks yang ringan. Refleks yang berat dan berbahaya bisa mengakibatkan kolaps.
MUKA TAK SIMETRIS
Mengorek telinga juga bisa menyebabkan infeksi. “Infeksi yang berat dan berada di tempat yang sensitif bisa menyebabkan kualitas pendengaran menurun, bahkan membuat muka jadi mencong (tak simetris),” ujar Darnila.
Salah satu saraf yang terdapat di telinga adalah saraf facialis. Saraf ini berada di belakang liang telinga. Fungsinya menggerakkan otot muka dan sebagai bagian yang menunjang pendengaran. “Meski saraf ini dilindungi tulang, namun jika infeksi atau gangguan lain sudah mengenainya, maka bisa mengakibatkan muka menjadi mencong, mata tak bisa ditutup, dan lainnya, yang disebut kelumpuhan saraf facialis.”
Infeksi akibat mengorek terlalu keras bisa berbentuk seperti bisul yang bernanah. Infeksi bisa terjadi di liang telinga, kelenjar rambut, bahkan sampai ke bagian telinga tengah di belakang gendang. Selain karena mengorek, infeksi telinga tengah yang disebut congek bisa pula disebabkan oleh adanya infeksi di saluran nafas, yang berasal dari belakang hidung lalu merambat ke saluran tuba eskafius yang menghubungkan rongga di belakang hidung dengan telinga tengah. “Jika produksi nanah semakin banyak, maka gendang bisa pecah atau bocor. Akibat selanjutnya, pendengaran akan terganggu,” lanjut Darnila.
Di dalam telinga terdapat banyak sekali saraf. Itulah kenapa telinga sangat sensitif. Ketika kita sakit amandel, sakit gigi atau radang tenggorokan, telinga juga terasa sakit, karena telinga kita dilalui saraf perasa. Saraf ini akan mengalihkan rasa sakit di daerah lain sampai ke telinga.
HINDARI MUSIK KERAS
Banyak hal bisa menjadi penyebab menurunnya kualitas pendengaran. Dalam gangguan taraf ringan, orang hanya akan mampu mendengar bunyi dengan kapasitas 25 - 40 desibel saja, taraf sedang 40 - 60 desibel, dan jika lebih dari 60 desibel berarti berada dalam taraf berat.
Penyebabnya beraneka ragam, mulai kelainan di telinga luar hingga dalam. Kelainan di telinga luar bisa disebabkan adanya penyumbatan oleh getah telinga, benda asing, bisul, atau tumor. Gangguan di telinga tengah seperti gendang pecah, perdarahan akibat benturan pada kecelakaan, terputusnya rantai tulang pendengaran atau keluarnya cairan karena alergi.
Sementara di telinga dalam, gangguan berupa "pingsan" atau matinya sel rambut yang mengubah getaran mekanik jadi listrik lalu menyampaikannya ke otak. "Pingsan" atau matinya sel rambut disebabkan trauma bising, misalnya mendengar terlalu lama dan sering bunyi-bunyian yang amat keras, infeksi yang menjalar dari telinga tengah atau karena keracunan obat. Melalui peredaran darah, racun dari obat bisa sampai ke telinga dalam.
Penyakit seperti darah tinggi dan diabetes juga bisa mengurangi pendengaran. Pasalnya, penyakit ini bisa sebabkan rusaknya pembuluh darah. "Akibatnya, telinga dalam sebagai terminal tak mendapat makanan yang cukup," ujar Darnila. Sejumlah makanan juga bisa menyebabkan penurunan pendengaran jika menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Contohnya garam, lemak dan rokok. Turunnya pendengaran karena darah tinggi, diabetes dan keracunan obat bisa menyerang dua belah telinga. Sementara penyebab lainnya hanya menyerang telinga yang mengalami gangguan. Perlu diingat, gangguan di satu telinga tidak menjalar ke telinga yang lain.
Kebanyakan gangguan yang terjadi di telinga luar dan telinga tengah bisa diatasi. Sedangkan jika mengenai telinga dalam agak sulit. "Kalau sel rambut di telinga dalam hanya "pingsan", misalnya akibat mendengarkan musik disko selama dua jam saja, maka pendengaran akan kembali setelah beberapa lama menghindar musik keras ini. Namun, jika terlalu sering mendengar musik atau bunyi-bunyian yang amat keras, bisa saja sel rambut itu patah dan akhirnya kualitas pendengaran rusak berat. Umumnya hal ini tak bisa diperbaiki," kata Darnila.
Pendengaran menurun yang permanen juga bisa ditemukan pada bayi dengan kelainan bawaan. Biasanya pada mereka bisa dilakukan tes refleks. Tes ini bisa dilakukan oleh orang tua yang merasa curiga anaknya tidak bisa mendengar. "Caranya dengan membunyikan sesuatu di tempat tersembunyi, yang tidak bisa lihat matanya. Lihat saja, apakah saat mendengar bunyi ia langsung memberi respon atau tidak?"
Telinga terdiri dari telinga luar, tengah dan dalam. Ketiga bagian ini bekerjasama menangkap gelombang suara dan menjadikannya bunyi yang nyata. Awalnya, gelombang suara diterima oleh telinga luar. Telinga luar sendiri terdiri dari daun dan liang telinga. “Daun telinga menampung suara, yang kemudian disalurkan ke liang telinga,” jelas dr. Darnila Rani, Sp.THT dari RSCM.
Dari liang telinga, suara kemudian masuk ke telinga tengah melalui gendang telinga. Di belakang gendang telinga, terdapat tulang pendengaran yang bentuknya menyerupai rantai. Tulang-tulang ini saling berhubungan pada sendi dan berfungsi mengantarkan gelombang suara hingga menggetarkan gendang dan sampai ke telinga dalam.
Di telinga dalam terdapat alat penerima yang disebut rumah siput. Di dalam rumah siput terdapat ujung-ujung saraf, cairan, dan organ yang mengambang. Gelombang suara yang diantarkan gendang dan tulang telinga akan menggetarkan cairan dalam rumah siput, sehingga membuat organ yang mengambang bergerak dan menyentuh ujung-ujung saraf pendengaran. Proses yang tadinya menggunakan tenaga mekanik kemudian diubah menjadi tenaga listrik, dan disampaikan ke otak sehingga kita mendengar suara.
Sementara sebagai alat keseimbangan, prosesnya lebih kompleks. Proses terjadi di telinga dalam. Telinga bekerjasama dengan organ lain seperti mata, sendi-sendi, otak dan lainnya. Jika ada dua organ yang tidak berfungsi, maka keseimbangan kita pun akan hilang.
BAHAYA MENGOREK
Bentuk telinga dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran. Liang telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu atau serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Tugas menghalau kotoran juga dilakukan kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen. Kita lebih mengenalnya sebagai tai telinga atau getah. Tai telinga inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkannya.
Orang sering salah kaprah menyangka tai telinga sebagai kotoran. Padahal, fungsinya sangat penting untuk membersihkan kotoran yang masuk. Secara alamaiah, kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. "Tai telinga tidak usah dibuang, kecuali jika menggumpal dan menyumbat liang telinga sehingga menghalangi masuknya gelombang suara ke telinga dalam," tegas Darnila. Lagipula, tak banyak kasus orang yang mengalami penggumpalan getah ini.
Dalam kadar normal, tai telinga hanya menutupi permukaan dinding telinga. Jika dibersihkan, getah akan diproduksi lagi. Maka, telinga sebaiknya tidak dibersihkan dengan cara dikorek. Cukup bersihkan bagian luar saja, yaitu daun dan muara liang telinga. "Bagian lebih dalam dari itu, seumur hidup pun tak perlu dibersihkan," tegas Darnila.
Salah satu yang sering dilakukan orang adalah mengorek telinga. Tak banyak yang tahu, mengorek telinga justru akan mengakibatkan terdorongnya getah telinga ke bagian yang lebih dalam yang bukan tempatnya. Jika getah ini dibersihkan, maka getah akan diproduksi lagi. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, getah yang terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.
Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga kita bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga kita mudah berdarah.
Masih ada lagi, mengorek telinga juga bisa bikin kolaps. Anda mungkin pernah mengalami batuk-batuk saat mengorek kuping. Nah, hal ini disebabkan adanya refleks saraf pagus yang terdapat di dinding telinga. Saraf pagus membentang ke tenggorokan, dada sampai perut. Batuk-batuk adalah refleks yang ringan. Refleks yang berat dan berbahaya bisa mengakibatkan kolaps.
MUKA TAK SIMETRIS
Mengorek telinga juga bisa menyebabkan infeksi. “Infeksi yang berat dan berada di tempat yang sensitif bisa menyebabkan kualitas pendengaran menurun, bahkan membuat muka jadi mencong (tak simetris),” ujar Darnila.
Salah satu saraf yang terdapat di telinga adalah saraf facialis. Saraf ini berada di belakang liang telinga. Fungsinya menggerakkan otot muka dan sebagai bagian yang menunjang pendengaran. “Meski saraf ini dilindungi tulang, namun jika infeksi atau gangguan lain sudah mengenainya, maka bisa mengakibatkan muka menjadi mencong, mata tak bisa ditutup, dan lainnya, yang disebut kelumpuhan saraf facialis.”
Infeksi akibat mengorek terlalu keras bisa berbentuk seperti bisul yang bernanah. Infeksi bisa terjadi di liang telinga, kelenjar rambut, bahkan sampai ke bagian telinga tengah di belakang gendang. Selain karena mengorek, infeksi telinga tengah yang disebut congek bisa pula disebabkan oleh adanya infeksi di saluran nafas, yang berasal dari belakang hidung lalu merambat ke saluran tuba eskafius yang menghubungkan rongga di belakang hidung dengan telinga tengah. “Jika produksi nanah semakin banyak, maka gendang bisa pecah atau bocor. Akibat selanjutnya, pendengaran akan terganggu,” lanjut Darnila.
Di dalam telinga terdapat banyak sekali saraf. Itulah kenapa telinga sangat sensitif. Ketika kita sakit amandel, sakit gigi atau radang tenggorokan, telinga juga terasa sakit, karena telinga kita dilalui saraf perasa. Saraf ini akan mengalihkan rasa sakit di daerah lain sampai ke telinga.
HINDARI MUSIK KERAS
Banyak hal bisa menjadi penyebab menurunnya kualitas pendengaran. Dalam gangguan taraf ringan, orang hanya akan mampu mendengar bunyi dengan kapasitas 25 - 40 desibel saja, taraf sedang 40 - 60 desibel, dan jika lebih dari 60 desibel berarti berada dalam taraf berat.
Penyebabnya beraneka ragam, mulai kelainan di telinga luar hingga dalam. Kelainan di telinga luar bisa disebabkan adanya penyumbatan oleh getah telinga, benda asing, bisul, atau tumor. Gangguan di telinga tengah seperti gendang pecah, perdarahan akibat benturan pada kecelakaan, terputusnya rantai tulang pendengaran atau keluarnya cairan karena alergi.
Sementara di telinga dalam, gangguan berupa "pingsan" atau matinya sel rambut yang mengubah getaran mekanik jadi listrik lalu menyampaikannya ke otak. "Pingsan" atau matinya sel rambut disebabkan trauma bising, misalnya mendengar terlalu lama dan sering bunyi-bunyian yang amat keras, infeksi yang menjalar dari telinga tengah atau karena keracunan obat. Melalui peredaran darah, racun dari obat bisa sampai ke telinga dalam.
Penyakit seperti darah tinggi dan diabetes juga bisa mengurangi pendengaran. Pasalnya, penyakit ini bisa sebabkan rusaknya pembuluh darah. "Akibatnya, telinga dalam sebagai terminal tak mendapat makanan yang cukup," ujar Darnila. Sejumlah makanan juga bisa menyebabkan penurunan pendengaran jika menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Contohnya garam, lemak dan rokok. Turunnya pendengaran karena darah tinggi, diabetes dan keracunan obat bisa menyerang dua belah telinga. Sementara penyebab lainnya hanya menyerang telinga yang mengalami gangguan. Perlu diingat, gangguan di satu telinga tidak menjalar ke telinga yang lain.
Kebanyakan gangguan yang terjadi di telinga luar dan telinga tengah bisa diatasi. Sedangkan jika mengenai telinga dalam agak sulit. "Kalau sel rambut di telinga dalam hanya "pingsan", misalnya akibat mendengarkan musik disko selama dua jam saja, maka pendengaran akan kembali setelah beberapa lama menghindar musik keras ini. Namun, jika terlalu sering mendengar musik atau bunyi-bunyian yang amat keras, bisa saja sel rambut itu patah dan akhirnya kualitas pendengaran rusak berat. Umumnya hal ini tak bisa diperbaiki," kata Darnila.
Pendengaran menurun yang permanen juga bisa ditemukan pada bayi dengan kelainan bawaan. Biasanya pada mereka bisa dilakukan tes refleks. Tes ini bisa dilakukan oleh orang tua yang merasa curiga anaknya tidak bisa mendengar. "Caranya dengan membunyikan sesuatu di tempat tersembunyi, yang tidak bisa lihat matanya. Lihat saja, apakah saat mendengar bunyi ia langsung memberi respon atau tidak?"
Minggu, 15 Maret 2009
INSOMNIA DAN RAHASIA TIDUR NYAMAN
Gangguan sulit tidur alias insomnia, ya memang sangat mengganggu. Banyak orang mengatasinya dengan obat-obatan. Padahal upaya itu tidak dianjurkan, karena gangguan ini sebenarnya relatif mudah diatasi. Mengapa kita perlu tidur? Berapa jam idealnya orang dewasa tidur dalam semalam? Bagaimana kiat tidur yang nyaman?
Sudah sebulan Rina mengeluh susah tidur. "Paling-paling saya tidur 1 - 2 jam dalam semalam. Itu pun kerap dihantui mimpi buruk," keluhnya. Padahal setiap hari ia harus bangun pagi dan pergi ke tempat kerja yang jauh dari rumah. Akibatnya, di tempat kerja ia sering mengantuk dan badan terasa lemas.
Ilustrasi by Anton Tanpa berkonsultasi ke dokter, Rina mengambil inisiatif minum obat tidur. Tidurnya memang jadi pulas, tapi ketika bangun badan terasa semakin lemas dan lesu. Dalam sebulan berat badannya turun sampai 3 kg, dan nafsu makannya berkurang. Seorang rekan kerjanya menduga, Rina terserang stres karena dituntut menguasai pekerjaan barunya. Sebagai karyawan baru masa percobaan tiga bulan harus ia jalankan sebaik-baiknya agar bisa diangkat sebagai karyawan tetap.
Cemas atau sakit
Dalam terminologi kedokteran atau psikologi gangguan yang dihadapi Rina bisa digolongkan sebagai insomnia. Tapi penyebabnya sebenarnya sangat beragam. Bisa karena soal sepele, bisa soal besar. Karena itu bila orang terserang insomnia (in = tidak; sommus = tidur), hendaknya diteliti penyebabnya untuk ditangani sesuai penyebabnya.
Menurut dr. W.M. Roan, psikiater dari RS Ongkomulyo, Jakarta, tubuh yang terasa kurang sehat akibat menderita sakit sistemik (sakit tubuh menyeluruh) atau nyeri hebat lokal, membuat penderita akan gelisah tidurnya. Gangguan jiwa, ringan sampai berat pun, acap kali melahirkan insomnia. Itu jenis insomnia sekunder. Kalau penyebabnya faktor psikologis atau depresi dinamai insomnia simpleks.
Untuk mengetahui dengan tepat penyebab insomnia, harus diteliti secara saksama: apakah penderita mengalami insomnia selama beberapa jam, ataukah seluruh malam tidak bisa tidur? Apakah di siang hari ia tidur? Gangguan insomia dapat dilacak dari cara hidup seseorang secara rutin sampai kehidupan malamnya.
Seseorang yang mengeluh sulit tidur pada fase awal tidur malam hari, tambah Roan, dapat dikaitkan dengan gangguan cemas hebat. Bila insomnianya terjadi tengah malam - artinya waktu masuk tidurnya (pukul 21.00 - 22.00) mudah, tapi tengah malam (pukul 24.00 - 02.00) terbangun dan tidak bisa tidur lagi - menurut Roan, gangguan insomnia itu dapat dikaitkan dengan gangguan jiwa atau saraf yang lumayan berat. Bila terbangun di pagi buta (pukul 03.00 - 04.00), kemudian sulit tidur kembali, biasanya itu berkaitan dengan gangguan depresi berat.
Sementara itu menurut Drs. Hartono Hdw., seorang apoteker, ada tiga jenis insomnia, yakni insomnia sementara, insomnia jangka pendek, dan insomnia kronis. Pada insomnia sementara, gangguan tidur hanya beberapa malam saja. Insomnia jangka pendek karena stres mendadak. Yang lebih berat dan lebih sulit diobati adalah insomnia kronis. Selain faktor depresi atau psikologis, bisa juga karena pengaruh minuman keras atau minuman yang banyak mengandung kafein, penyakit, pengaruh penggunaan obat tidur atau penenang dalam jangka lama, obat penurun tekanan darah tinggi golongan betablocker seperti atenolol, nadolol, propanolol, dsb.
Belakangan sulit tidur juga dihubungkan dengan disorientasi waktu. Siklus tidur kacau karena jam biologik tidurnya juga kacau. Orang yang naik pesawat melampaui 6 - 7 zone waktu, biasanya akan mengalami sindrom jet-lag, mengalami gejala penurunan kesiagaan, insomnia, serta kelelahan tubuh. Orang yang mengadakan perjalanan dengan pesawat dari Timur ke Barat, meski lelah namun tidak selelah terbang dari arah sebaliknya. Mungkin tubuh kita harus siaga terus karena penerbangan dari Barat ke Timur banyak siang harinya, sehingga orang harus terus melek sambil menunggu tiba di tempat tujuan. Jet-lag dikatakan dapat ditanggulangi dengan melatonin.
Sementara itu penerbangan dalam satu zone waktu, Jakarta - Bangkok - Beijing misalnya, tidak terasa melelahkan karena tetap berada dalam satu zone waktu, sama seperti kalau kita naik mobil di dalam kota.
Bila penyebabnya faktor psikologis dan setelah lebih dari satu minggu tidak dapat diatasi sendiri, sebaiknya segera dikonsultasikan ke psikolog atau psikiater. Kalau karena penyakit tertentu, secepatnya diperiksakan ke dokter untuk diperiksa dan diobati penyakitnya.
Mengobati sendiri dengan aneka obat penenang seperti Rina tidak dianjurkan. Sebab tindakan itu dikhawatirkan justru bisa berdampak negatif, misalnya jadi kecanduan obat tersebut, pikiran terganggu, pikun, gangguan organ tubuh, dll.
Para ahli gizi memberi saran agar penderita insomnia sehari-hari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung tembaga (2 mg), zat besi (10 - 15 mg), serta magnesium (400 mg). Namun penderita gangguan jantung atau ginjal sebaiknya berkonsultasi ke dokter lebih dulu.
Otak dan otot saling merangsang
Gangguan insomnia menunjukkan betapa aktivitas tidur itu penting. Sebab, "Semua orang memang perlu tidur (di malam hari) sesuai kebutuhan," komentar Joyse Walsleben, Ph.D., psikolog asal AS. "Kalau tidak, otak akan menyuruh kita tidur di siang hari."
Normalnya, seorang dewasa membutuhkan waktu tidur 7 - 8 jam semalam. Para lansia sering kurang dari itu. Tidak heran, kurang tidur dalam semalam saja terasa kurang segar, apalagi selama sebulan seperti dialami Rina.
Dengan tidur sebenarnya sesorang melakukan pembersihan diri dari "sampah penyebab kelelahan". Mengutip penelitian para ahli kimia, dr. P. Carbone dari AS mengungkapkan, dalam sehari produk "sampah" yang berasal dari seluruh kegiatan otot tubuh - sebagian besar terdiri atas dioksida dan asam laktat - menumpuk dalam darah dan mempunyai efek toksik pada saraf, menyebabkan rasa lelah dan mengantuk. Selama tidur "sampah" ini dimusnahkan, sehingga saat bangun tubuh terasa segar. Namun puncak rasa segar, menurut para ahli tadi, baru dirasakan dua jam sesudahnya.
Dr. Roan menambahkan, rasa kantuk berkaitan erat dengan hipotalamus dalam otak. Dalam keadaan badan segar dan normal, hipotalamus ini bekerja baik sehingga mampu memberi respons normal terhadap perubahan tubuh maupun lingkungannya. Namun, setelah badan lelah usai bekerja keras seharian, ditambah jam rutin tidur serta sesuatu yang bersifat menenangkan di sekelilingnya, seperti suara burung berkicau, angin semilir, kasur dan bantal empuk, udara nyaman, dll., kemampuan merespons tadi berkurang sehingga menyebabkan seseorang mengantuk.
Sebenarnya tidur tidak sekadar mengistirahatkan tubuh, tapi juga mengistirahatkan otak, khususnya serebral korteks, yakni bagian otak terpenting atau fungsi mental tertinggi, yang digunakan untuk mengingat, memvisualkan serta membayangkan, menilai dan memberikan alasan sesuatu.
Tes yang pernah dilakukan terhadap beberapa ratus pria yang bersedia menjadi sukarelawan untuk tidak tidur selama berhari-hari menunjukkan, setelah 4 - 8 hari, memang tidak terjadi kemerosotan fisik yang berarti. Namun dalam 24 jam saja tidak tidur, gejala gangguan mental serius sudah terlihat, seperti cepat marah, memori hilang, timbul halusinasi, ilusi, dll. Meski begitu, dengan tidur kembali keesokan harinya semua gangguan itu hilang. Malah ada ahli menyatakan, mendingan orang tidak makan dan minum daripada tidak tidur. Tes laboratorium pada hewan menunjukkan, mereka bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum sampai 20 hari, tapi tidak tidur hanya bertahan tidak lebih dari lima hari.
Sejumlah ahli yang memonitor aktivitas tubuh menuju tidur menambahkan, saat tidur pikiran dan otot-otot kita saling merangsang. Ketegangan otot menyebabkan korteks terus aktif sedangkan ketegangan otak menyebabkan otot terus aktif. Kelelahan akan mengurangi irama kerja otot, demikian juga di kala beristirahat, sehingga semua ini akan menurunkan kegiatan dalam korteks.
Menurunnya aktivitas dalam korteks akan membiarkan otot-otot kita semakin rileks. Begitu rangsangan antara pikiran dan otot menurun, kita akan mengantuk lalu tertidur. Selagi tidur, jantung kita akan berdetak lebih lamban, tekanan darah menurun, dan pembuluh-pembuluh darah melebar. Suhu badan turun sekitar 0,5oF (… ? oC) tetapi perut dan usus tetap bekerja. Sementara tidur, tubuh sekali-kali bergerak. Gerakan sebanyak 20 - 40 kali masih dianggap normal. Terganggu insomnia berarti kerja pikiran dan otot tidak berjalan seiring. Pikiran kita akan sulit tertidur bila otot masih tegang. Sebaliknya, akan sulit bagi otot untuk tertidur jika pikiran masih terjaga, tegang, dsb.
Menurut Roan, dikatakan sehat dan normal bila begitu naik ke atas tempat tidur dengan tatanan rapi, bantal enak dan empuk, kurang lebih selang 30 menit sudah tertidur, bahkan ada orang begitu mencium bantal dalam 3 - 5 menit langsung tertidur.
Gerak bola mata cepat
"Tidur itu ada stadiumnya, tidur dangkal dan tidur dalam," kata Roan. Saat mulai tertidur hingga sekitar 1 - 1,5 jam kemudian, stadium tidur dangkal berubah menjadi dalam. Saat mencapai tidur dangkal kedua kalinya, bola mata tampak bergerak cepat (rapid eye movement sleep = REM Sleep). Ini berlangsung selama 15 - 20 menit, kemudian masuk lagi ke stadium tidur yang lebih dalam. Setelah lewat 1 - 2 jam, timbul kembali tidur REM tahap 2, yang berlangsung 15 - 20 menit. Selama 7 - 8 jam tidur bisa 4 - 5 kali tidur REM.
Tidur REM beberapa kali harus terjadi selama tidur. Kalau tidak, tidur berikutnya akan kacau. Seandainya selama dua minggu selalu terbangun atau dibangunkan dalam stadium tidur REM, dua minggu berikutnya badan menuntut tidur REM lebih banyak atau sering mengantuk. Kalau dalam keadaan normal tidur REM hanya 25% dari seluruh tujuh jam tidur, bila selama dua minggu terganggu, membutuhkan sampai 65%. Tidur REM ini memberikan ciri beberapa gangguan jiwa tertentu. Seseorang yang depresi, tidur REM yang 4 - 5 kali selama 7 jam, bergeser lebih dekat dengan awal tidur. Pada lansia, tidur REM bergeser dekat pagi hari.
Saat tidur terjadi pula perubahan gelombang listrik otak. Kalau dalam keadaan siaga (melek), frekuensi gelombang otaknya tinggi. Dalam keadaan istirahat dan memejamkan mata, otak mengeluarkan gelombang alfa dengan frekuensi 8 - 13 Hz. Menuju stadium tidur lebih dalam, gelombang otak akan memperlambat diri, menjadi 3-7 Hz. Gelombang ini disebut gelombang theta. Selanjutnya, bila tidur sangat dalam, timbul gelombang delta, 1 - 4 Hz. Menurut beberapa peneliti, semakin banyak gelombang kecil per detiknya, semakin lelap dan tenang tidur seseorang. Di kalangan penggemar meditasi, gelombang delta justru dicari karena membawa ketenangan sangat tinggi. Bila terjadi sebaliknya, tidur akan kurang lelap.
Betapapun masalah yang dihadapi seseorang, usahakan untuk mengatasinya sendiri tanpa bantuan obat. Misalnya, untuk membantu mengusir pemicu stres, ambillah selembar kertas, tuliskan masalahnya sebelum naik ke tempat tidur. Kalau Anda membawa pekerjaan kantor ke rumah, singkirkan pekerjaan beberapa jam sebelum jam tidur. Kalau masalah belum teratasi, tenangkan pikiran, bawalah tidur masalah Anda. Keesokan harinya, di kala pikiran lebih terang dan tubuh lebih segar, masalah akan lebih mudah teratasi. Percayalah!
Sudah sebulan Rina mengeluh susah tidur. "Paling-paling saya tidur 1 - 2 jam dalam semalam. Itu pun kerap dihantui mimpi buruk," keluhnya. Padahal setiap hari ia harus bangun pagi dan pergi ke tempat kerja yang jauh dari rumah. Akibatnya, di tempat kerja ia sering mengantuk dan badan terasa lemas.
Ilustrasi by Anton Tanpa berkonsultasi ke dokter, Rina mengambil inisiatif minum obat tidur. Tidurnya memang jadi pulas, tapi ketika bangun badan terasa semakin lemas dan lesu. Dalam sebulan berat badannya turun sampai 3 kg, dan nafsu makannya berkurang. Seorang rekan kerjanya menduga, Rina terserang stres karena dituntut menguasai pekerjaan barunya. Sebagai karyawan baru masa percobaan tiga bulan harus ia jalankan sebaik-baiknya agar bisa diangkat sebagai karyawan tetap.
Cemas atau sakit
Dalam terminologi kedokteran atau psikologi gangguan yang dihadapi Rina bisa digolongkan sebagai insomnia. Tapi penyebabnya sebenarnya sangat beragam. Bisa karena soal sepele, bisa soal besar. Karena itu bila orang terserang insomnia (in = tidak; sommus = tidur), hendaknya diteliti penyebabnya untuk ditangani sesuai penyebabnya.
Menurut dr. W.M. Roan, psikiater dari RS Ongkomulyo, Jakarta, tubuh yang terasa kurang sehat akibat menderita sakit sistemik (sakit tubuh menyeluruh) atau nyeri hebat lokal, membuat penderita akan gelisah tidurnya. Gangguan jiwa, ringan sampai berat pun, acap kali melahirkan insomnia. Itu jenis insomnia sekunder. Kalau penyebabnya faktor psikologis atau depresi dinamai insomnia simpleks.
Untuk mengetahui dengan tepat penyebab insomnia, harus diteliti secara saksama: apakah penderita mengalami insomnia selama beberapa jam, ataukah seluruh malam tidak bisa tidur? Apakah di siang hari ia tidur? Gangguan insomia dapat dilacak dari cara hidup seseorang secara rutin sampai kehidupan malamnya.
Seseorang yang mengeluh sulit tidur pada fase awal tidur malam hari, tambah Roan, dapat dikaitkan dengan gangguan cemas hebat. Bila insomnianya terjadi tengah malam - artinya waktu masuk tidurnya (pukul 21.00 - 22.00) mudah, tapi tengah malam (pukul 24.00 - 02.00) terbangun dan tidak bisa tidur lagi - menurut Roan, gangguan insomnia itu dapat dikaitkan dengan gangguan jiwa atau saraf yang lumayan berat. Bila terbangun di pagi buta (pukul 03.00 - 04.00), kemudian sulit tidur kembali, biasanya itu berkaitan dengan gangguan depresi berat.
Sementara itu menurut Drs. Hartono Hdw., seorang apoteker, ada tiga jenis insomnia, yakni insomnia sementara, insomnia jangka pendek, dan insomnia kronis. Pada insomnia sementara, gangguan tidur hanya beberapa malam saja. Insomnia jangka pendek karena stres mendadak. Yang lebih berat dan lebih sulit diobati adalah insomnia kronis. Selain faktor depresi atau psikologis, bisa juga karena pengaruh minuman keras atau minuman yang banyak mengandung kafein, penyakit, pengaruh penggunaan obat tidur atau penenang dalam jangka lama, obat penurun tekanan darah tinggi golongan betablocker seperti atenolol, nadolol, propanolol, dsb.
Belakangan sulit tidur juga dihubungkan dengan disorientasi waktu. Siklus tidur kacau karena jam biologik tidurnya juga kacau. Orang yang naik pesawat melampaui 6 - 7 zone waktu, biasanya akan mengalami sindrom jet-lag, mengalami gejala penurunan kesiagaan, insomnia, serta kelelahan tubuh. Orang yang mengadakan perjalanan dengan pesawat dari Timur ke Barat, meski lelah namun tidak selelah terbang dari arah sebaliknya. Mungkin tubuh kita harus siaga terus karena penerbangan dari Barat ke Timur banyak siang harinya, sehingga orang harus terus melek sambil menunggu tiba di tempat tujuan. Jet-lag dikatakan dapat ditanggulangi dengan melatonin.
Sementara itu penerbangan dalam satu zone waktu, Jakarta - Bangkok - Beijing misalnya, tidak terasa melelahkan karena tetap berada dalam satu zone waktu, sama seperti kalau kita naik mobil di dalam kota.
Bila penyebabnya faktor psikologis dan setelah lebih dari satu minggu tidak dapat diatasi sendiri, sebaiknya segera dikonsultasikan ke psikolog atau psikiater. Kalau karena penyakit tertentu, secepatnya diperiksakan ke dokter untuk diperiksa dan diobati penyakitnya.
Mengobati sendiri dengan aneka obat penenang seperti Rina tidak dianjurkan. Sebab tindakan itu dikhawatirkan justru bisa berdampak negatif, misalnya jadi kecanduan obat tersebut, pikiran terganggu, pikun, gangguan organ tubuh, dll.
Para ahli gizi memberi saran agar penderita insomnia sehari-hari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung tembaga (2 mg), zat besi (10 - 15 mg), serta magnesium (400 mg). Namun penderita gangguan jantung atau ginjal sebaiknya berkonsultasi ke dokter lebih dulu.
Otak dan otot saling merangsang
Gangguan insomnia menunjukkan betapa aktivitas tidur itu penting. Sebab, "Semua orang memang perlu tidur (di malam hari) sesuai kebutuhan," komentar Joyse Walsleben, Ph.D., psikolog asal AS. "Kalau tidak, otak akan menyuruh kita tidur di siang hari."
Normalnya, seorang dewasa membutuhkan waktu tidur 7 - 8 jam semalam. Para lansia sering kurang dari itu. Tidak heran, kurang tidur dalam semalam saja terasa kurang segar, apalagi selama sebulan seperti dialami Rina.
Dengan tidur sebenarnya sesorang melakukan pembersihan diri dari "sampah penyebab kelelahan". Mengutip penelitian para ahli kimia, dr. P. Carbone dari AS mengungkapkan, dalam sehari produk "sampah" yang berasal dari seluruh kegiatan otot tubuh - sebagian besar terdiri atas dioksida dan asam laktat - menumpuk dalam darah dan mempunyai efek toksik pada saraf, menyebabkan rasa lelah dan mengantuk. Selama tidur "sampah" ini dimusnahkan, sehingga saat bangun tubuh terasa segar. Namun puncak rasa segar, menurut para ahli tadi, baru dirasakan dua jam sesudahnya.
Dr. Roan menambahkan, rasa kantuk berkaitan erat dengan hipotalamus dalam otak. Dalam keadaan badan segar dan normal, hipotalamus ini bekerja baik sehingga mampu memberi respons normal terhadap perubahan tubuh maupun lingkungannya. Namun, setelah badan lelah usai bekerja keras seharian, ditambah jam rutin tidur serta sesuatu yang bersifat menenangkan di sekelilingnya, seperti suara burung berkicau, angin semilir, kasur dan bantal empuk, udara nyaman, dll., kemampuan merespons tadi berkurang sehingga menyebabkan seseorang mengantuk.
Sebenarnya tidur tidak sekadar mengistirahatkan tubuh, tapi juga mengistirahatkan otak, khususnya serebral korteks, yakni bagian otak terpenting atau fungsi mental tertinggi, yang digunakan untuk mengingat, memvisualkan serta membayangkan, menilai dan memberikan alasan sesuatu.
Tes yang pernah dilakukan terhadap beberapa ratus pria yang bersedia menjadi sukarelawan untuk tidak tidur selama berhari-hari menunjukkan, setelah 4 - 8 hari, memang tidak terjadi kemerosotan fisik yang berarti. Namun dalam 24 jam saja tidak tidur, gejala gangguan mental serius sudah terlihat, seperti cepat marah, memori hilang, timbul halusinasi, ilusi, dll. Meski begitu, dengan tidur kembali keesokan harinya semua gangguan itu hilang. Malah ada ahli menyatakan, mendingan orang tidak makan dan minum daripada tidak tidur. Tes laboratorium pada hewan menunjukkan, mereka bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum sampai 20 hari, tapi tidak tidur hanya bertahan tidak lebih dari lima hari.
Sejumlah ahli yang memonitor aktivitas tubuh menuju tidur menambahkan, saat tidur pikiran dan otot-otot kita saling merangsang. Ketegangan otot menyebabkan korteks terus aktif sedangkan ketegangan otak menyebabkan otot terus aktif. Kelelahan akan mengurangi irama kerja otot, demikian juga di kala beristirahat, sehingga semua ini akan menurunkan kegiatan dalam korteks.
Menurunnya aktivitas dalam korteks akan membiarkan otot-otot kita semakin rileks. Begitu rangsangan antara pikiran dan otot menurun, kita akan mengantuk lalu tertidur. Selagi tidur, jantung kita akan berdetak lebih lamban, tekanan darah menurun, dan pembuluh-pembuluh darah melebar. Suhu badan turun sekitar 0,5oF (… ? oC) tetapi perut dan usus tetap bekerja. Sementara tidur, tubuh sekali-kali bergerak. Gerakan sebanyak 20 - 40 kali masih dianggap normal. Terganggu insomnia berarti kerja pikiran dan otot tidak berjalan seiring. Pikiran kita akan sulit tertidur bila otot masih tegang. Sebaliknya, akan sulit bagi otot untuk tertidur jika pikiran masih terjaga, tegang, dsb.
Menurut Roan, dikatakan sehat dan normal bila begitu naik ke atas tempat tidur dengan tatanan rapi, bantal enak dan empuk, kurang lebih selang 30 menit sudah tertidur, bahkan ada orang begitu mencium bantal dalam 3 - 5 menit langsung tertidur.
Gerak bola mata cepat
"Tidur itu ada stadiumnya, tidur dangkal dan tidur dalam," kata Roan. Saat mulai tertidur hingga sekitar 1 - 1,5 jam kemudian, stadium tidur dangkal berubah menjadi dalam. Saat mencapai tidur dangkal kedua kalinya, bola mata tampak bergerak cepat (rapid eye movement sleep = REM Sleep). Ini berlangsung selama 15 - 20 menit, kemudian masuk lagi ke stadium tidur yang lebih dalam. Setelah lewat 1 - 2 jam, timbul kembali tidur REM tahap 2, yang berlangsung 15 - 20 menit. Selama 7 - 8 jam tidur bisa 4 - 5 kali tidur REM.
Tidur REM beberapa kali harus terjadi selama tidur. Kalau tidak, tidur berikutnya akan kacau. Seandainya selama dua minggu selalu terbangun atau dibangunkan dalam stadium tidur REM, dua minggu berikutnya badan menuntut tidur REM lebih banyak atau sering mengantuk. Kalau dalam keadaan normal tidur REM hanya 25% dari seluruh tujuh jam tidur, bila selama dua minggu terganggu, membutuhkan sampai 65%. Tidur REM ini memberikan ciri beberapa gangguan jiwa tertentu. Seseorang yang depresi, tidur REM yang 4 - 5 kali selama 7 jam, bergeser lebih dekat dengan awal tidur. Pada lansia, tidur REM bergeser dekat pagi hari.
Saat tidur terjadi pula perubahan gelombang listrik otak. Kalau dalam keadaan siaga (melek), frekuensi gelombang otaknya tinggi. Dalam keadaan istirahat dan memejamkan mata, otak mengeluarkan gelombang alfa dengan frekuensi 8 - 13 Hz. Menuju stadium tidur lebih dalam, gelombang otak akan memperlambat diri, menjadi 3-7 Hz. Gelombang ini disebut gelombang theta. Selanjutnya, bila tidur sangat dalam, timbul gelombang delta, 1 - 4 Hz. Menurut beberapa peneliti, semakin banyak gelombang kecil per detiknya, semakin lelap dan tenang tidur seseorang. Di kalangan penggemar meditasi, gelombang delta justru dicari karena membawa ketenangan sangat tinggi. Bila terjadi sebaliknya, tidur akan kurang lelap.
Betapapun masalah yang dihadapi seseorang, usahakan untuk mengatasinya sendiri tanpa bantuan obat. Misalnya, untuk membantu mengusir pemicu stres, ambillah selembar kertas, tuliskan masalahnya sebelum naik ke tempat tidur. Kalau Anda membawa pekerjaan kantor ke rumah, singkirkan pekerjaan beberapa jam sebelum jam tidur. Kalau masalah belum teratasi, tenangkan pikiran, bawalah tidur masalah Anda. Keesokan harinya, di kala pikiran lebih terang dan tubuh lebih segar, masalah akan lebih mudah teratasi. Percayalah!
Kamis, 12 Maret 2009
Diteliti, Potensi Cokelat Bagi Diabetes
MANFAAT cokelat bagi kesehatan memang telah dikenal luas dan diungkap dalam berbagai penelitian. Namun potensi makanan yang banyak digemari ini rupanya masih mengundang minat peneliti, khususnya dalam peran mencegah penyakit jantung yang berkaitan dengan diabetes.
Seperti diberitakan BBC, Senin (28/5), peneliti dari Inggris akan segera menggelar riset guna mencari potensi cokelat dalam menurunkan risiko penyakit jantung, khususnya pada wanita pengidap diabetes.
Partisipan yang direkrut adalah para pengidap diebetes tipe 2 yang telah memasuki masa menopause. Mereka akan diminta mengonsumsi sebatang cokelat sehari selama setahun.
Biji kokoa sebagai bahan utama cokelat dikenal kaya akan flavonoid yang diklaim memberi manfaat bagi jantung. Peneliti dari University of East Anglia menggunakan sejenis makanan cokelat batangan khusus yang mengandung lebih banyak flavonoid. Ini merupakan bentuk kompensasi dari fakta bahwa banyak flavonoid yang hancur dalam proses pengubahan kokoa di pabrik menjadi cokelat.
Kedelai, sebagai sumber flavonoid lainnya, juga ditambahkan oleh peneliti dalam makanan cokelat batangan ini.
Para ahli akan menguji sebuah teori bahwa menambahkan flavonoid dalam diet akan memberikan proteksi terhadap penyakit jantung selain proteksi ini juga diperoleh dari obat-obat resep.
Kematian akibat penyakit jantung di antara wanita cenderung meningkat cepat setelah mereka memasuki masa menopause. Dengan mengidap diabetes tipe 2, risiko ini meningkat hingga tiga setengah kali lipat.
Jika hasil riset ini sejalan dengan hipotesa, maka penelitian akan mencapai efek yang lebih jauh, sehingga dapat memberi saran untuk diberikan pda para wanita yang berisiko.
Peneliti berharap akan merekrut sekitar 150 wanita berusia di bawah 70 yang mengidap diabetes tipe 2 yang tidak lagi mengalami haid sedikitnya selama setahun. Mereka juga telah menggunakan obat penurun kolesterol statin sekurangnya selama 12 bulan.
¨Kami berharap dapat menunjukkan bahwa menambahkan flavonoid dalam diet akan menyediakan proteksi tambahan dari penyakit jantung dan memberi kesempatan bagi wanita untuk lebih mampu mengendalikan risiko penyakit jantung di masa mendatang,¨ ungkap pimpinan riset Professor Aedin Cassidy.
Seperti diberitakan BBC, Senin (28/5), peneliti dari Inggris akan segera menggelar riset guna mencari potensi cokelat dalam menurunkan risiko penyakit jantung, khususnya pada wanita pengidap diabetes.
Partisipan yang direkrut adalah para pengidap diebetes tipe 2 yang telah memasuki masa menopause. Mereka akan diminta mengonsumsi sebatang cokelat sehari selama setahun.
Biji kokoa sebagai bahan utama cokelat dikenal kaya akan flavonoid yang diklaim memberi manfaat bagi jantung. Peneliti dari University of East Anglia menggunakan sejenis makanan cokelat batangan khusus yang mengandung lebih banyak flavonoid. Ini merupakan bentuk kompensasi dari fakta bahwa banyak flavonoid yang hancur dalam proses pengubahan kokoa di pabrik menjadi cokelat.
Kedelai, sebagai sumber flavonoid lainnya, juga ditambahkan oleh peneliti dalam makanan cokelat batangan ini.
Para ahli akan menguji sebuah teori bahwa menambahkan flavonoid dalam diet akan memberikan proteksi terhadap penyakit jantung selain proteksi ini juga diperoleh dari obat-obat resep.
Kematian akibat penyakit jantung di antara wanita cenderung meningkat cepat setelah mereka memasuki masa menopause. Dengan mengidap diabetes tipe 2, risiko ini meningkat hingga tiga setengah kali lipat.
Jika hasil riset ini sejalan dengan hipotesa, maka penelitian akan mencapai efek yang lebih jauh, sehingga dapat memberi saran untuk diberikan pda para wanita yang berisiko.
Peneliti berharap akan merekrut sekitar 150 wanita berusia di bawah 70 yang mengidap diabetes tipe 2 yang tidak lagi mengalami haid sedikitnya selama setahun. Mereka juga telah menggunakan obat penurun kolesterol statin sekurangnya selama 12 bulan.
¨Kami berharap dapat menunjukkan bahwa menambahkan flavonoid dalam diet akan menyediakan proteksi tambahan dari penyakit jantung dan memberi kesempatan bagi wanita untuk lebih mampu mengendalikan risiko penyakit jantung di masa mendatang,¨ ungkap pimpinan riset Professor Aedin Cassidy.
Rabu, 11 Maret 2009
Anjing Bisa Jadi Sahabat Penderita Diabetes
Sejak berabad-abad lalu anjing dikenal sebagai binatang paling setia pada majikannya. Insting dan kemampuannya pun kerap dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan manusia mulai dari tugas ringan seperti menuntun orang buta hingga mengendus zat tertentu seperti narkoba atau bahan peledak.
Kemampuan anjing pun kini mulai dikembangkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan. Di Amerika Serikat misalnya, binatang setia ini sekarang banyak dilatih indra penciumannya untuk mengawasi kadar gula darah para penderita diabetes.
Berdasarkan data Asosiasi Diabetes Amerika, lebih dari 20 juta anak dan orang dewasa di AS mengidap diabetes. Akibat penyakit ini, tubuh mereka tidak cukup memproduksi insulin, hormon yang dibutuhkan untuk mengubah gula, tepung dan makanan lain menjadi energi. Penderita diabetes harus memeriksakan kadar gula darah mereka secara teratur setiap hari. Bahkan pemeriksaan terkadang harus dilakukan tengah malam guna mencegah terjadinya peningkatan atau penurunan ekstrim yang berujung pada kegagalan organ.
Peran anjing dalam membantu serta memberi peringatan dini sebenarnya telah terlihat. Setidaknya dua organisasi di AS telah sukses melatih anjing dalam mendeteksi rendahnya kadar glukosa. Tetapi yang menjadi persoalan kini adalah para ahli belum dapat mengungkap bukti ilmiah bahwa anjing benar-benar dapat dijadikan acuan bagi penderita diabetes dalam mendeteksi penurunan kadar gula darah yang membahayakan .
Para peneliti dari Queen's University di Belfast, Irlandia Utara, misalnya, kini tengah berupaya keras mengungkap bukti-bukti ilmiah tersebut. Yang menjadi perhatian mereka adalah sinyal atau isyarat apa yang diterima anjing sehingga isyarat ini dapat dilatih dan dikenalkan sebagai sistem baku bagi peringatan dini bagi penderita diabetes.
"Laporan bersifat anekdot memang menunjukkan bahwa beberapa ekor anjing dapat memberi peringatan dini akan terjadinya hipoglikemia dengan menggunakan indra penciuman mereka untuk mengetahui bahwa kadar gula darah majikannya sedang menurun," ungkap pimpinan peneliti dan profesor psikologi, Deborah Wells.
Soal sinyal atau isyarat ini juga menjadi perhatian Mark Ruefenacht, pendiri Dogs for Diabetics, di Concord, California. Menurutnya, isyarat apa persisnya yang ditangkap anjing ketika seseorang mengalami kadar rendah gula darah masih menjadi sebuah misteri.
"Kami hanya belum dapat menemukan jawaban yang tepat . Setiap kali kami pikir sudah mempunyai jawabannya namun sebenarnya belum," ujar Ruefenacht.
Ruefenacht, yang juga penderita diabetes, merintis organisasi Dogs for Diabetics tiga tahun lalu. Organisasi ini sekarang tengah berupaya mengidentifikasi aroma atau abu yang memungkinkan anjing bisa memberikan peringatan dini dengan dukung laboratorium forensik
Ruefenacht mendirikan organisasi tersebut setelah terinspirasi oleh salah satu anak anjing miliknya. Anjing tersebut membangunkan ia di suatu malam di mana Ruefenacht rupanya lupa mengecek kadar gula darahnya sebelum tidur. Ruefenacht berpikir bahwa dirinya telah mengalami semacam seizure atau kejang yang mengingatkan anak anjing tersebut.
Sejak itu, seluruh relawan dalam organisasi tersebut menempatkan 30 pelatih anjing di rumah-rumah pengidap diabetes tipe 1 di kawasan California Utara. Permintaan akan anjing terlatih ini ternyata tinggi, lebih dari 100 orang kini tercatat dalam antrian.
Organisasi Dogs for Diabetics menggunakan anjing-anjing Labrador Retriever yang tidak lulus sekolah pemandu. Anjing-anjing ini biasanya gagal karena berbagai alasan seperti menolak berjalan di saat hujan atau enggan naik ke eskalator. Kemampuan dasar tersebut memang penting untuk menjadi anjing pekerja, tetapi tidak bagi anjing pembantu.
Ruefenacht mengatakan, anjingnya harus menjalani pelatihan tiga hingga empat bulan sama dengan yang apa dipersiakan untuk mendeteksi narkotika atau bahan peledak. Seekor anjing berusia 2 tahun biasanya pertama kali diajari untuk mendeteksi contoh bau atau aroma kadar rendah gula darah. Lalu mereka diajarkan untuk menemukan bau tersebut pada manusia, dan memberi peringatan kepada orang lain dengan cara mengggit sebuah pipa kecil yang menggantung di lehernya. Anjing-anjing yang sukses menyelesaikan pelatihan tersebut dinilai 90 persen akurat, kata Ruefenacht.
Maski cukup akurat, tidak semua orang bisa langsung percaya dengan kemampuan anjing. Larry Myers, dokter hewan dan profesor di Auburn University di Alabama, misalnya telah mencoba melatih anjingnya untuk mendeteksi segala macam obat hingga pestisida pertanian selama 25 tahun. Menurutnya, pengadilan belum mengambil keputusan apakah anjing benar-benar dapat mendeteksi rendahnya kadar gula darah.
Walaupun anjing telah memiliki kemampuan penciuman yang luar biasa, menurut Myers, mereka tidak sensitif secara universal terhadap seluruh jenis zat kimia. "Apakah individu pengidap hipoglikemik, pada faktanya, mengeluarkan bau yang khusus? Saya tidak tahu, dan saya kira tidak ada satu orang pun mengetahuinya saat ini," ujarnya..
Kemungkinan lain selain bau atau aroma adalah anjing menangkap isyarat atau sinyal visual, sehingga dalam kasus ini anjing berfungsi sebagai pendeteksi gejala seizure. Anjing-anjing seperti ini diduga dapat menangkap perubahan psikologis yang sangat tak kentara pada majikannya yang mungkin bisa terlihat 45 menit sebelum seizure sebenarnya. Anjing ini kemudian memberi peringatan kepada manusia sehingga dapat menemukan lingkungan yang aman atau mengambil tindakan pencegahan.
"Ini dapat mengungkap apakah anjing benar-benar sensitif terhadap perubahan yang tak terlihat pada individua sesaat menjelang terjadinya serangan. Ini akan menjadi sebuah fact bahwa seekor anjing sangat sangat memperhatikan perilaku manusia," ungkap Myers.
Kemampuan anjing pun kini mulai dikembangkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan. Di Amerika Serikat misalnya, binatang setia ini sekarang banyak dilatih indra penciumannya untuk mengawasi kadar gula darah para penderita diabetes.
Berdasarkan data Asosiasi Diabetes Amerika, lebih dari 20 juta anak dan orang dewasa di AS mengidap diabetes. Akibat penyakit ini, tubuh mereka tidak cukup memproduksi insulin, hormon yang dibutuhkan untuk mengubah gula, tepung dan makanan lain menjadi energi. Penderita diabetes harus memeriksakan kadar gula darah mereka secara teratur setiap hari. Bahkan pemeriksaan terkadang harus dilakukan tengah malam guna mencegah terjadinya peningkatan atau penurunan ekstrim yang berujung pada kegagalan organ.
Peran anjing dalam membantu serta memberi peringatan dini sebenarnya telah terlihat. Setidaknya dua organisasi di AS telah sukses melatih anjing dalam mendeteksi rendahnya kadar glukosa. Tetapi yang menjadi persoalan kini adalah para ahli belum dapat mengungkap bukti ilmiah bahwa anjing benar-benar dapat dijadikan acuan bagi penderita diabetes dalam mendeteksi penurunan kadar gula darah yang membahayakan .
Para peneliti dari Queen's University di Belfast, Irlandia Utara, misalnya, kini tengah berupaya keras mengungkap bukti-bukti ilmiah tersebut. Yang menjadi perhatian mereka adalah sinyal atau isyarat apa yang diterima anjing sehingga isyarat ini dapat dilatih dan dikenalkan sebagai sistem baku bagi peringatan dini bagi penderita diabetes.
"Laporan bersifat anekdot memang menunjukkan bahwa beberapa ekor anjing dapat memberi peringatan dini akan terjadinya hipoglikemia dengan menggunakan indra penciuman mereka untuk mengetahui bahwa kadar gula darah majikannya sedang menurun," ungkap pimpinan peneliti dan profesor psikologi, Deborah Wells.
Soal sinyal atau isyarat ini juga menjadi perhatian Mark Ruefenacht, pendiri Dogs for Diabetics, di Concord, California. Menurutnya, isyarat apa persisnya yang ditangkap anjing ketika seseorang mengalami kadar rendah gula darah masih menjadi sebuah misteri.
"Kami hanya belum dapat menemukan jawaban yang tepat . Setiap kali kami pikir sudah mempunyai jawabannya namun sebenarnya belum," ujar Ruefenacht.
Ruefenacht, yang juga penderita diabetes, merintis organisasi Dogs for Diabetics tiga tahun lalu. Organisasi ini sekarang tengah berupaya mengidentifikasi aroma atau abu yang memungkinkan anjing bisa memberikan peringatan dini dengan dukung laboratorium forensik
Ruefenacht mendirikan organisasi tersebut setelah terinspirasi oleh salah satu anak anjing miliknya. Anjing tersebut membangunkan ia di suatu malam di mana Ruefenacht rupanya lupa mengecek kadar gula darahnya sebelum tidur. Ruefenacht berpikir bahwa dirinya telah mengalami semacam seizure atau kejang yang mengingatkan anak anjing tersebut.
Sejak itu, seluruh relawan dalam organisasi tersebut menempatkan 30 pelatih anjing di rumah-rumah pengidap diabetes tipe 1 di kawasan California Utara. Permintaan akan anjing terlatih ini ternyata tinggi, lebih dari 100 orang kini tercatat dalam antrian.
Organisasi Dogs for Diabetics menggunakan anjing-anjing Labrador Retriever yang tidak lulus sekolah pemandu. Anjing-anjing ini biasanya gagal karena berbagai alasan seperti menolak berjalan di saat hujan atau enggan naik ke eskalator. Kemampuan dasar tersebut memang penting untuk menjadi anjing pekerja, tetapi tidak bagi anjing pembantu.
Ruefenacht mengatakan, anjingnya harus menjalani pelatihan tiga hingga empat bulan sama dengan yang apa dipersiakan untuk mendeteksi narkotika atau bahan peledak. Seekor anjing berusia 2 tahun biasanya pertama kali diajari untuk mendeteksi contoh bau atau aroma kadar rendah gula darah. Lalu mereka diajarkan untuk menemukan bau tersebut pada manusia, dan memberi peringatan kepada orang lain dengan cara mengggit sebuah pipa kecil yang menggantung di lehernya. Anjing-anjing yang sukses menyelesaikan pelatihan tersebut dinilai 90 persen akurat, kata Ruefenacht.
Maski cukup akurat, tidak semua orang bisa langsung percaya dengan kemampuan anjing. Larry Myers, dokter hewan dan profesor di Auburn University di Alabama, misalnya telah mencoba melatih anjingnya untuk mendeteksi segala macam obat hingga pestisida pertanian selama 25 tahun. Menurutnya, pengadilan belum mengambil keputusan apakah anjing benar-benar dapat mendeteksi rendahnya kadar gula darah.
Walaupun anjing telah memiliki kemampuan penciuman yang luar biasa, menurut Myers, mereka tidak sensitif secara universal terhadap seluruh jenis zat kimia. "Apakah individu pengidap hipoglikemik, pada faktanya, mengeluarkan bau yang khusus? Saya tidak tahu, dan saya kira tidak ada satu orang pun mengetahuinya saat ini," ujarnya..
Kemungkinan lain selain bau atau aroma adalah anjing menangkap isyarat atau sinyal visual, sehingga dalam kasus ini anjing berfungsi sebagai pendeteksi gejala seizure. Anjing-anjing seperti ini diduga dapat menangkap perubahan psikologis yang sangat tak kentara pada majikannya yang mungkin bisa terlihat 45 menit sebelum seizure sebenarnya. Anjing ini kemudian memberi peringatan kepada manusia sehingga dapat menemukan lingkungan yang aman atau mengambil tindakan pencegahan.
"Ini dapat mengungkap apakah anjing benar-benar sensitif terhadap perubahan yang tak terlihat pada individua sesaat menjelang terjadinya serangan. Ini akan menjadi sebuah fact bahwa seekor anjing sangat sangat memperhatikan perilaku manusia," ungkap Myers.
Sabtu, 07 Maret 2009
Waspadai Penyakit Perubahan Musim
Musim berubah, tabiat bibit penyakit juga berubah. Global warming juga mengubah sifat virus, kuman, dan parasit. Yang semula mempan dibasmi dengan antiseptic, sekarang berubah jadi kebal. Sehingga hanya mempan dengan antibiotika generasi yang lebih baru. Cuaca iklim, dan musim juga mempengaruhi kondisi lingkungan dan tubuh manusia.
KEMAMPUAN tubuh beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan, membuatnya tidak rentan jatuh sakit. Untuk mampu begitu, kita perlu mematuhi prinsip hidup sehat. Jadwal makan dan tidur teratur, ada waktu istirahat, menu seimbang, tidak berlebihan porsi.
Hal seperti itu hendaknya diterapkan pada anak dalam masa tumbuh-kembangnya. Di tengah ancaman polusi dan berubahnya cuaca dan musim, yang dapat kita upayakan adalah membantu menciptakan ketahanan tubuh agar lebih tangguh.
Menjaga ketahanan tubuh
Hanya tubuh yang memiliki sistem kekebalannya kuat yang dapat bertahan terhadap gempuran bibit penyakit.
Agar hal ini dapat tercapai, diperlukan gizi yang memadai. Tak cukup hanya mengonsumsi sayur-mayur saja tetapi, lengkap jenis asam amino-nya. Kebutuhan protein perkilogram berat badan anak, lebih besar dibanding orang dewasa. Maka perhatikan betul asupan protein yang bisa didapat dari susu, telur, ikan, daging, atau unggas dicukupi yang dibutuhkan untuk membangun antibodi guna kekebalan.
Tak cukup hanya gizi. Tubuh juga perlu cukup bergerak agar darah mengalir. Biarkan anak melakukan banyak gerakan apa saja, selain berolahraga. Bergerak membangun otot dan tulang, selain menguatkan jantung. Derasnya aliran darah menentukan apakah kekebalan tubuh bisa mencapai seluruh tubuh.
Bergerak badan dan berolahraga memungkinkan sistem kekebalan yang terbentuk mampu bekerja optimal. Namun kelebihan beraktivitas fisik juga tidak menyehatkan. Perlu ada batasan dan tidak boleh over-training. Kelebihan radikal bebas yang terjadi karena badan terlalu letih dalam tubuh malah merusak badan. Kanker, sumbatan pembuluh darah, dan kerusakan sel tubuh lainnya terjadi akibat radikal bebas menumpuk dalam tubuh. Antioksidan yang dibuat oleh tubuh tidak mampu menetralkannya.
Sekarang ini sangat beragam jenis virus yang terbang di udara, terbawa dalam air limbah, atau dibawa oleh orang yang sedang sakit. Dalam hidup modern, polusi udara, air, dan tanah menambah buruk lingkungan biologis sehingga menambah subur populasi bibit penyakit. Ancaman bibit penyakit orang sekarang jauh lebih besar dibanding zaman nenek moyang dulu. Maka bila badan kurang tangguh, lebih besar kemungkinan terserang bibit penyakit.
Lingkungan yang terpolusi, dan tercemar bibit penyakit tak mungkin kita kendalikan. Maka strategi agar tubuh tidak terserang bibit penyakit, tubuh sendiri yang perlu dikuatkan. Selain dengan cara berpola hidup sehat, patuhi imunisasi anak, dan pelihara kebersihan diri juga.
Kebersihan perorangan
Memiliki pola hidup sehat tidak cukup jika tidak diimbangi dengan menjaga kebersihan diri, berbagai macam penyakit seperti diare, hepatitis, tifus, disenteri, leptospira dari kencing tikus, dan sederet penyakit pencernaan lainnya. Terlebih ketika musim pencemaran bibit penyakit meluas yang lazim terjadi selama perubahan iklim baik dari kemarau ke hujan maupun sebaliknya.
Kalau awal musim penghujan berjangkit demam berdarah (DBD), itu karena kita kurang peduli terhadap genangan air hujan di sekitar kita, selain air yang tertampung di dalam rumah. Nyamuk DBD bersarang di air jernih, bukan air kotor. Nyamuk betina DBD, dapat bertelur dalam air 30 tetes saja. Semua yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk DBD harus disingkirkan, agar populasinya bisa ditekan, sehingga pembawa virus DBD ini berkurang.
Kondisi lingkungan selama musim penghujan pun dapat melemahkan kondisi tubuh manusia. Karena tubuh terpapar hawa dingin oleh hujan. Maka siasati dengan selalu menghangatkan tubuh dengan minuman hangat seperti susu hangat atau, wedang jahe. Selain itu batasi tubuh dari paparan hawa dingin dan terpaan hujan, dengan memakai baju hangat, sweater, jas hujan, dan pakaian berbahan lebih tebal. Hangatkan badan anak dengan membalurnya memakai balsam, minyak kayu putih, minyak telon, sehabis terkena dingin udara, atau hujan.
Begitu juga makanan sebaiknya dibuat lebih hangat, dan pilih jenis makanan yang menambah panas tubuh. Sup kaldu dengan ayam/daging dan sayur misalnya, selain menghangatkan dan kaya protein, sayuran juga menambah asupan vitamin dan mineral yang penting untuk daya tahan.
Anak dan lansia yang tergolong rentan (vulnerable group) sebaiknya dikuatkan dengan tambahan imunisasi influenza agar tidak gampang terjangkit influenza dan membatasi pergi keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak.
KEMAMPUAN tubuh beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan, membuatnya tidak rentan jatuh sakit. Untuk mampu begitu, kita perlu mematuhi prinsip hidup sehat. Jadwal makan dan tidur teratur, ada waktu istirahat, menu seimbang, tidak berlebihan porsi.
Hal seperti itu hendaknya diterapkan pada anak dalam masa tumbuh-kembangnya. Di tengah ancaman polusi dan berubahnya cuaca dan musim, yang dapat kita upayakan adalah membantu menciptakan ketahanan tubuh agar lebih tangguh.
Menjaga ketahanan tubuh
Hanya tubuh yang memiliki sistem kekebalannya kuat yang dapat bertahan terhadap gempuran bibit penyakit.
Agar hal ini dapat tercapai, diperlukan gizi yang memadai. Tak cukup hanya mengonsumsi sayur-mayur saja tetapi, lengkap jenis asam amino-nya. Kebutuhan protein perkilogram berat badan anak, lebih besar dibanding orang dewasa. Maka perhatikan betul asupan protein yang bisa didapat dari susu, telur, ikan, daging, atau unggas dicukupi yang dibutuhkan untuk membangun antibodi guna kekebalan.
Tak cukup hanya gizi. Tubuh juga perlu cukup bergerak agar darah mengalir. Biarkan anak melakukan banyak gerakan apa saja, selain berolahraga. Bergerak membangun otot dan tulang, selain menguatkan jantung. Derasnya aliran darah menentukan apakah kekebalan tubuh bisa mencapai seluruh tubuh.
Bergerak badan dan berolahraga memungkinkan sistem kekebalan yang terbentuk mampu bekerja optimal. Namun kelebihan beraktivitas fisik juga tidak menyehatkan. Perlu ada batasan dan tidak boleh over-training. Kelebihan radikal bebas yang terjadi karena badan terlalu letih dalam tubuh malah merusak badan. Kanker, sumbatan pembuluh darah, dan kerusakan sel tubuh lainnya terjadi akibat radikal bebas menumpuk dalam tubuh. Antioksidan yang dibuat oleh tubuh tidak mampu menetralkannya.
Sekarang ini sangat beragam jenis virus yang terbang di udara, terbawa dalam air limbah, atau dibawa oleh orang yang sedang sakit. Dalam hidup modern, polusi udara, air, dan tanah menambah buruk lingkungan biologis sehingga menambah subur populasi bibit penyakit. Ancaman bibit penyakit orang sekarang jauh lebih besar dibanding zaman nenek moyang dulu. Maka bila badan kurang tangguh, lebih besar kemungkinan terserang bibit penyakit.
Lingkungan yang terpolusi, dan tercemar bibit penyakit tak mungkin kita kendalikan. Maka strategi agar tubuh tidak terserang bibit penyakit, tubuh sendiri yang perlu dikuatkan. Selain dengan cara berpola hidup sehat, patuhi imunisasi anak, dan pelihara kebersihan diri juga.
Kebersihan perorangan
Memiliki pola hidup sehat tidak cukup jika tidak diimbangi dengan menjaga kebersihan diri, berbagai macam penyakit seperti diare, hepatitis, tifus, disenteri, leptospira dari kencing tikus, dan sederet penyakit pencernaan lainnya. Terlebih ketika musim pencemaran bibit penyakit meluas yang lazim terjadi selama perubahan iklim baik dari kemarau ke hujan maupun sebaliknya.
Kalau awal musim penghujan berjangkit demam berdarah (DBD), itu karena kita kurang peduli terhadap genangan air hujan di sekitar kita, selain air yang tertampung di dalam rumah. Nyamuk DBD bersarang di air jernih, bukan air kotor. Nyamuk betina DBD, dapat bertelur dalam air 30 tetes saja. Semua yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk DBD harus disingkirkan, agar populasinya bisa ditekan, sehingga pembawa virus DBD ini berkurang.
Kondisi lingkungan selama musim penghujan pun dapat melemahkan kondisi tubuh manusia. Karena tubuh terpapar hawa dingin oleh hujan. Maka siasati dengan selalu menghangatkan tubuh dengan minuman hangat seperti susu hangat atau, wedang jahe. Selain itu batasi tubuh dari paparan hawa dingin dan terpaan hujan, dengan memakai baju hangat, sweater, jas hujan, dan pakaian berbahan lebih tebal. Hangatkan badan anak dengan membalurnya memakai balsam, minyak kayu putih, minyak telon, sehabis terkena dingin udara, atau hujan.
Begitu juga makanan sebaiknya dibuat lebih hangat, dan pilih jenis makanan yang menambah panas tubuh. Sup kaldu dengan ayam/daging dan sayur misalnya, selain menghangatkan dan kaya protein, sayuran juga menambah asupan vitamin dan mineral yang penting untuk daya tahan.
Anak dan lansia yang tergolong rentan (vulnerable group) sebaiknya dikuatkan dengan tambahan imunisasi influenza agar tidak gampang terjangkit influenza dan membatasi pergi keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak.
Kamis, 05 Maret 2009
Kolostrum, Kaya Zat Imun
Selain sarat gizi, zat yang hanya diproduksi di awal kelahiran ini kaya akan zat imun. Sungguh sayang jika bayi Anda tidak meminumnya.
Kolostrum, atau kadang disebut juga susu jolong, adalah ASI yang keluar sejak hari pertama Anda melahirkan sampai hari ketujuh (bisa juga sampai heari ke-10). Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi, tergantung dari isapan bayi pada hari-hari pertama kehidupannya. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak rangsangan yang diterima tubuh ibu untuk memproduksi kolostrum.
Sarat gizi dan mudah cerna
Bila jumlah kolostrum di hari-hari pertama masih sedikit, Anda tidak perlu khawatir itu tidak mencukupi kebutuhan bayi. Karena, kolostrum mengandung zat-zat gizi berkadar tinggi. Beberapa penelitian telah membuktikan komposisi gizi kolostrum berbeda dengan ASI yang dihasilkan kemudian (ASI peralihan dan ASI matur), yaitu:
* Mengandung kadar protein dari dua kali lebih tinggi dibanding ASI matur. Hal ini antara lain karena dalam kolostrum terdapat beberapa jenis asam amino yang tidak terdapat dalam ASI matur.
* Kadar lemak dan kadar gula lebih rendah dari ASI matur. Asal tahu saja, kadar gula yang rendah ini diperlukan untuk mengimbangi tingginya gula darah pada bayi baru lahir.
* Kaya akan vitamin (misalnya, vitamin A, B6, B12, C, D dan K), dan mineral (seperti, zat besi, dan kalsium).
Selain sarat gizi, cairan bening kekuningan ini juga mengandung enzim pencernaan yang belum dihasilkan secara sempurna oleh usus bayi baru lahir. Enzim-enzim tersebut antara lain lipase (mengurai lemak), amilase (mengurai karbohidrat), dan protease (mengurai protein). Jadi, walaupun fungsi organ pencernaan bayi belum sempurna, tapi masuknya enzim-enzim pencernaan tersebut akan membantu bayi mencerna zat-zat gizi dalam kolostrum yang diisapnya.
Manfaat penting lain kolostrum adalah membentuk semacam lapisan yang dapat menutup “lubang-lubang” dalam dinding usus bayi baru lahir. Dengan demikian, kuman penyakit dan alergen (zat yang memicu timbulnya alergi) tidak dapat masuk ke dalam tubuh bayi.
Selain itu, kolostrum juga berperan sebagai ‘obat pencahar’ yang memudahkan perjalanan kotoran pertama yang berwarna hitam kehijauan. Kotoran yang disebut mekonium ini diperlukan untuk membantu pencernaan bayi, agar siap mengonsumsi ASI.
Membantu kekebalan tubuh
Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi. Nah, kolostrum dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi, terutama diare. Hal ini antara lain karena kolostrum, yang telah diproduksi sejak akhir masa kehamilan ini, kaya akan zat imun (zat kekebalan tubuh), seperti:
* Immunoglobulin (Ig) , terutama IgA. Kadar IgA yang tinggi mampu melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.
* Laktoferin , sejenis protein yang mengikat zat besi (Fe). Pengikatan ini akan mengurangi populasi bakteri merugikan yang butuh Fe dalam saluran pencernaan.
* Lisosim , suatu enzim yang melindungi bayi terhadap bakteri dan virus yang merugikan. Zat ini terdapat dalam jumlah 300 kali lebih banyak pada ASI daripada susu sapi. Enzim ini antara lain aktif mengatasi bakteri E. coli dan Salmonella .
* Sel darah putih (leukosit) , selama 2 minggu pertama ASI mengandung lebih dari 4000 leukosit per mililiter. Sel-sel ini menghasilkan antibodi terhadap infeksi pernapasan dan saluran pencernaan bayi, serta antibodi untuk jaringan payudara ibu. Sel-sel ini juga memproduksi IgA, laktoferin, lisosim dan interferon (yang dapat menghambat aktivitas virus).
* Faktor bifidus , yakni sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, dan dapat menunjang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus . Bakteri baik ini menjaga keasaman flora usus bayi, sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.
Jelas sudah, tidak ada alasan untuk tidak memberikan kolostrum segera dan sesering mungkin pada bayi baru lahir. Dengan mendapatkan kolostrum dan ASI, si kecil bisa mendapatkan tambahan “perlindungan” sampai ia mampu membentuk sistem kekebalan tubuhnya sendiri pada usia sekitar 3 bulan.
Itu sebabnya, pemberian kolostrum dan ASI amat penting bagi bayi, terutama bayi yang sakit dan bayi prematur. Dengan jarang sakit, pertumbuhan dan perkembangan mereka jelas lebih baik.
Kolostrum, atau kadang disebut juga susu jolong, adalah ASI yang keluar sejak hari pertama Anda melahirkan sampai hari ketujuh (bisa juga sampai heari ke-10). Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi, tergantung dari isapan bayi pada hari-hari pertama kehidupannya. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak rangsangan yang diterima tubuh ibu untuk memproduksi kolostrum.
Sarat gizi dan mudah cerna
Bila jumlah kolostrum di hari-hari pertama masih sedikit, Anda tidak perlu khawatir itu tidak mencukupi kebutuhan bayi. Karena, kolostrum mengandung zat-zat gizi berkadar tinggi. Beberapa penelitian telah membuktikan komposisi gizi kolostrum berbeda dengan ASI yang dihasilkan kemudian (ASI peralihan dan ASI matur), yaitu:
* Mengandung kadar protein dari dua kali lebih tinggi dibanding ASI matur. Hal ini antara lain karena dalam kolostrum terdapat beberapa jenis asam amino yang tidak terdapat dalam ASI matur.
* Kadar lemak dan kadar gula lebih rendah dari ASI matur. Asal tahu saja, kadar gula yang rendah ini diperlukan untuk mengimbangi tingginya gula darah pada bayi baru lahir.
* Kaya akan vitamin (misalnya, vitamin A, B6, B12, C, D dan K), dan mineral (seperti, zat besi, dan kalsium).
Selain sarat gizi, cairan bening kekuningan ini juga mengandung enzim pencernaan yang belum dihasilkan secara sempurna oleh usus bayi baru lahir. Enzim-enzim tersebut antara lain lipase (mengurai lemak), amilase (mengurai karbohidrat), dan protease (mengurai protein). Jadi, walaupun fungsi organ pencernaan bayi belum sempurna, tapi masuknya enzim-enzim pencernaan tersebut akan membantu bayi mencerna zat-zat gizi dalam kolostrum yang diisapnya.
Manfaat penting lain kolostrum adalah membentuk semacam lapisan yang dapat menutup “lubang-lubang” dalam dinding usus bayi baru lahir. Dengan demikian, kuman penyakit dan alergen (zat yang memicu timbulnya alergi) tidak dapat masuk ke dalam tubuh bayi.
Selain itu, kolostrum juga berperan sebagai ‘obat pencahar’ yang memudahkan perjalanan kotoran pertama yang berwarna hitam kehijauan. Kotoran yang disebut mekonium ini diperlukan untuk membantu pencernaan bayi, agar siap mengonsumsi ASI.
Membantu kekebalan tubuh
Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi. Nah, kolostrum dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi, terutama diare. Hal ini antara lain karena kolostrum, yang telah diproduksi sejak akhir masa kehamilan ini, kaya akan zat imun (zat kekebalan tubuh), seperti:
* Immunoglobulin (Ig) , terutama IgA. Kadar IgA yang tinggi mampu melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.
* Laktoferin , sejenis protein yang mengikat zat besi (Fe). Pengikatan ini akan mengurangi populasi bakteri merugikan yang butuh Fe dalam saluran pencernaan.
* Lisosim , suatu enzim yang melindungi bayi terhadap bakteri dan virus yang merugikan. Zat ini terdapat dalam jumlah 300 kali lebih banyak pada ASI daripada susu sapi. Enzim ini antara lain aktif mengatasi bakteri E. coli dan Salmonella .
* Sel darah putih (leukosit) , selama 2 minggu pertama ASI mengandung lebih dari 4000 leukosit per mililiter. Sel-sel ini menghasilkan antibodi terhadap infeksi pernapasan dan saluran pencernaan bayi, serta antibodi untuk jaringan payudara ibu. Sel-sel ini juga memproduksi IgA, laktoferin, lisosim dan interferon (yang dapat menghambat aktivitas virus).
* Faktor bifidus , yakni sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, dan dapat menunjang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus . Bakteri baik ini menjaga keasaman flora usus bayi, sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.
Jelas sudah, tidak ada alasan untuk tidak memberikan kolostrum segera dan sesering mungkin pada bayi baru lahir. Dengan mendapatkan kolostrum dan ASI, si kecil bisa mendapatkan tambahan “perlindungan” sampai ia mampu membentuk sistem kekebalan tubuhnya sendiri pada usia sekitar 3 bulan.
Itu sebabnya, pemberian kolostrum dan ASI amat penting bagi bayi, terutama bayi yang sakit dan bayi prematur. Dengan jarang sakit, pertumbuhan dan perkembangan mereka jelas lebih baik.
Jumat, 27 Februari 2009
Penderita Diabetes Dapat Hidup Normal, Asal Periksa Darah Teratur
Para penderita penyakit kencing manis atau diabetes mellitus dapat tetap hidup normal , asalkan mereka mau memeriksakan gula darahnya secara teratur, sehingga pemeriksaan kesehatan yang teratur dapat mencegah terjadinya berbagai kompilkasi.
" Penyandang diabetes dapat tetap hidup normal dan bahagia melalui aktivitas fisiknya atau berolah raga secara teratur dengan menerapkan pola nutrisi seimbang, serta melakukan kontrol gula darah secara teratur," kata Ketua Persatuan Diabates Nasional( Persadia) Profesor dokter Sidartawan Soegondo dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.
Sidartawan mengemukakan hal itu sehubungan dengan peringatan Hari Diabetes Nasional yang diperingati di Jakarta dengan berbagai kegiatan termasuk senam massal yang diikuti sekitar 5000 penderita diabetes.
Sidartawan mengemukakan pula bahwa sekalipun diabetes merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun pencegahannya bisa dan harus dilakukan sejak dini.
Pada tahun 2006, penderita diabetes di tanah air diperkirakan telah mencapai 14 juta orang dan hanya sekitar 50 persen yang baru menyadari penyakit yang dideritanya itu. Dan dari jumlah itu baru 30 persen yang berobat secara teratur.
Acara senam diabetes massal ini dikemas dalam acara yang diberi nama "Diabetes Live on 2007" yang merupakan kerja sama Persadia dengan Kalbe Nutritionals yang merupakan produsen Diabetasol yakni makanan bagi penderita kencing manis,.
Diabetes mellitus pada dasarnya adalah gangguan metabolisme yang berhubungan dengan hormon insulin. Selain disebabkan faktor keturunan maka penyakit ini juga dapat dipengaruhi faktor-faktor lingkungan seperti kebiasaan makan permen dan yang manis-manis secara berlebihan.
Karena itu, Manajer Produk Kalbe Nutritionals Helly Oktaviana mengatakan acara peringatan Hari Diabetes Nasional ini harus dimanfaatkan oleh para penderita penyakit ini untuk memahami secara tepat penyakit ini seperti menghindari makan secara berlebihan, kurang aktivitas fisik serta stres , dan juga cara penanggulangannya .
"Selain menyarankan mengkonsumsi Diabetasol, kami juga mengimbau parta penderita diabetes untuk memulai gaya hidup teratur.
" Penyandang diabetes dapat tetap hidup normal dan bahagia melalui aktivitas fisiknya atau berolah raga secara teratur dengan menerapkan pola nutrisi seimbang, serta melakukan kontrol gula darah secara teratur," kata Ketua Persatuan Diabates Nasional( Persadia) Profesor dokter Sidartawan Soegondo dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.
Sidartawan mengemukakan hal itu sehubungan dengan peringatan Hari Diabetes Nasional yang diperingati di Jakarta dengan berbagai kegiatan termasuk senam massal yang diikuti sekitar 5000 penderita diabetes.
Sidartawan mengemukakan pula bahwa sekalipun diabetes merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun pencegahannya bisa dan harus dilakukan sejak dini.
Pada tahun 2006, penderita diabetes di tanah air diperkirakan telah mencapai 14 juta orang dan hanya sekitar 50 persen yang baru menyadari penyakit yang dideritanya itu. Dan dari jumlah itu baru 30 persen yang berobat secara teratur.
Acara senam diabetes massal ini dikemas dalam acara yang diberi nama "Diabetes Live on 2007" yang merupakan kerja sama Persadia dengan Kalbe Nutritionals yang merupakan produsen Diabetasol yakni makanan bagi penderita kencing manis,.
Diabetes mellitus pada dasarnya adalah gangguan metabolisme yang berhubungan dengan hormon insulin. Selain disebabkan faktor keturunan maka penyakit ini juga dapat dipengaruhi faktor-faktor lingkungan seperti kebiasaan makan permen dan yang manis-manis secara berlebihan.
Karena itu, Manajer Produk Kalbe Nutritionals Helly Oktaviana mengatakan acara peringatan Hari Diabetes Nasional ini harus dimanfaatkan oleh para penderita penyakit ini untuk memahami secara tepat penyakit ini seperti menghindari makan secara berlebihan, kurang aktivitas fisik serta stres , dan juga cara penanggulangannya .
"Selain menyarankan mengkonsumsi Diabetasol, kami juga mengimbau parta penderita diabetes untuk memulai gaya hidup teratur.
Kamis, 26 Februari 2009
Beternak Undur Undur : Obat Alternatif Penyakit Dalam
Mungkin baru sedikit yang mengetahui hewan undur-undur bisa menjadi alternatif obat penyakit dalam seperti diabetes dan hipertensi.
Tapi lebih sedikit lagi yang tahu ternyata hewan kecil yang hidup liar di pasir ini bisa diternakan. Warga di Desa Pegagan Lor, Cirebon telah dua tahun mengembangbiakan undur-undur.
Uniknya undur-undur tersebut tidak diperjualbelikan, tapi dibagikan secara cuma-cuma pada warga yang memerlukan. Kotak dari styrofoam dan kayu ini bukan bak pasir mainan anak-anak.
Didalam kotak ini hidup ratusan hewan kecil mirip sejenis serangga tanah bernama undur-undur. Ya, hewan liar yang hidup dihabitat berpasir ini sengaja diternakan.
Suganda, warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Cirebon telah dua tahun lebih berternak undur-undur. Cara beternak undur-undur cukup mudah. Cukup menyediakan kotak berisi pasir kering, lembut dan beberapa ekor bibit undur-undur didalamnya.
Hanya dalam waktu satu minggu, undur-undur akan menetakan telur disarangnya yang mirip kawah gunung. Untuk pangannya, undur-undur hanya membutuhkan serangga kecil seperti semut atau telur semut herang.
Setiap pagi kotak undur-undur harus selalu dijemur selama dua jam. Kotak-kotak ini harus terbebas dari air agar undur-undur tidak mati.
Uniknya, Suganda tidak menjual undur-undurnya. Jika ada warga yang membutuhkan, cukup datang ke rumahnya sambil membawa capsul kosong. Undur-undur dimasukkan ke capsul dan langsung diminum. Menurut Suganda, agar tidak keracunan dosis undur-undur harus disesuaikan dengan jenis kelamin, umur, jenis penyakit dan stadium penyakit. Jika untuk menjaga stamina, cukup dengan satu kapsul sehari yang berisi tiga undur-undur.
Tapi lebih sedikit lagi yang tahu ternyata hewan kecil yang hidup liar di pasir ini bisa diternakan. Warga di Desa Pegagan Lor, Cirebon telah dua tahun mengembangbiakan undur-undur.
Uniknya undur-undur tersebut tidak diperjualbelikan, tapi dibagikan secara cuma-cuma pada warga yang memerlukan. Kotak dari styrofoam dan kayu ini bukan bak pasir mainan anak-anak.
Didalam kotak ini hidup ratusan hewan kecil mirip sejenis serangga tanah bernama undur-undur. Ya, hewan liar yang hidup dihabitat berpasir ini sengaja diternakan.
Suganda, warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Cirebon telah dua tahun lebih berternak undur-undur. Cara beternak undur-undur cukup mudah. Cukup menyediakan kotak berisi pasir kering, lembut dan beberapa ekor bibit undur-undur didalamnya.
Hanya dalam waktu satu minggu, undur-undur akan menetakan telur disarangnya yang mirip kawah gunung. Untuk pangannya, undur-undur hanya membutuhkan serangga kecil seperti semut atau telur semut herang.
Setiap pagi kotak undur-undur harus selalu dijemur selama dua jam. Kotak-kotak ini harus terbebas dari air agar undur-undur tidak mati.
Uniknya, Suganda tidak menjual undur-undurnya. Jika ada warga yang membutuhkan, cukup datang ke rumahnya sambil membawa capsul kosong. Undur-undur dimasukkan ke capsul dan langsung diminum. Menurut Suganda, agar tidak keracunan dosis undur-undur harus disesuaikan dengan jenis kelamin, umur, jenis penyakit dan stadium penyakit. Jika untuk menjaga stamina, cukup dengan satu kapsul sehari yang berisi tiga undur-undur.
Rabu, 25 Februari 2009
Bau Mulut Indikator Ginjal Terganggu
Untuk mencari tanda-tanda fungsi ginjal mulai terganggu, ternyata tidak sulit. Selain proteinuria atau berlebihnya protein dalam urin, bau mulut akibat terganggunya sistem pencernaan juga bisa dijadikan indikator.
Jika menyebut bau mulut, sebagian orang mungkin akan lebih melihatnya sebagai persoalan kosmetik, berhubungan dengan urusan penampilan, atau adanya masalah pada gigi. Kebanyakan kasus bau mulut memang berhubungan dengan gigi berlubang atau adanya infeksi pada mulut.
Namun, dalam kondisi tertentu, bau mulut yang berlebih dapat dijadikan ukuran fungsi ginjal seseorang mulai bermasalah. Apalagi jika tidak ada masalah pada gigi dan mulut.
Dr. Djoko Hardiman, Sp.PD, menilai bahwa adanya gangguan pada sistem pencernaan dapat dijadikan indikator fungsi ginjal mulai bermasalah. Tidak adanya nafsu makan, mual, hingga muntah-muntah adalah sebagian reaksinya.
Hal ini terjadi karena ginjal terganggu. Metabolisme protein di usus juga terganggu dan terbentuk zat-zat seperti amoniak dan lainnya yang membuat usus menjadi sembab.
Munculnya bau khas yang keluar dari mulut atau fetoruremik, disebabkan ureum yang berlebih pada air liur. Oleh bakteri dimulut (yang biasanya memang ada), ureum diubah menjadi amoniak, sehingga saat bernapas dan berbicara baunya amoniak. Selain itu, bisa timbul luka-luka kecil pada bibir.
Gangguan Pencernaan
Selain bau mulut, menurut Dr. Djoko, kurang darah merupakan tanda lain bila ginjal mulai tergang gu. Hal ini terjadi karena kurangnya produksi eritropoetin, sehingga rangsangan pada sumsum tulang untuk membentuk sel darah menjadi berkurang. Perhatikan apakah Anda sering mengalami cegukan (di luar kewajaran). Penyebabnya kenapa, memang belum diketahui hingga saat ini, tetapi bisa menjadi pertanda gangguan pada fungsi ginjal. Menderita sakit maag dan peradangan pada usus juga dapat dijadikan tanda.
Gangguan fungsi hormonal jika terjadi terus menerus juga dapat menjadi pertanda ada yang tidak beres pada ginjal. Diantaranya terjadi penurunan libido, fertilitas, dan akibat seksual lainnya. Pada wanita bisa terjadi gangguan menstruasi hingga tidak mengalami menstruasi lagi.
Terjadi pula gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, hingga gangguan produksi insulin yang menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes. Begitu juga gangguan metabolisme lemak yang ditandai oleh meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol, dan lainnya dalam darah.
Telapak Kaki Kesemutan
Pada taraf yang lebib parah, yaitu menderita gagal ginjai, tanda-tandanya lebih jelas lagi. Seperti timbulnya gangguan pada sistem saraf dan otot. Kaki sering terasa pegal atau restless leg syndrome, akibatnya sering menggerak-gerakkan kaki. Timbul rasa seperti terbakar atau kesemutan, terutama pada telapak kaki (burning feet syndrome).
Pada kasus gagal ginjal juga terjadi ensefalopati metabolik, yang mengakibatkan perasaan lemah, tidak bisa tidur, gangguan konsentrasi, tremor, hingga dapat menyebabkan kejang. Satu lagi adalah otot menjadi lemah dan mengecil, terutama pada tungkai.
Jangan lupa perhatikan juga adakah gangguan pada sistem jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Biasanya ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah (hipertensi).
Penderita sering juga mengalami nyeri dada dan sesak napas. Hal ini disebabkan selaput pembungkus jantung mengalami peradangan. Karena itu, orang yang memiliki masalah jantung agar lebih berhati-hati karena berisiko besar mengalami gangguan ginjal.
Kelebihan Protein
Langkah yang hingga kini cukup efektif untuk mengetahui apakah fungsi ginjal mulai atau sudah terganggu adalah tes proteinuria. Tes ini untuk mengetahui apakah di dalam urin terkandung protein dalam jumlah melebihi nilai normal (150 mg/urin per 24 jam).
Protein bagi tubuh berfungsi sebagai pembangun sistem pertahanan tubuh agar bisa menghadapi serangan penyakit infeksi, membantu sistem pembekuan darah, dan menjaga agar cairan yang beredar dalam tubuh berada dalam jumlah dan komposisi yang tepat.
Beberapa organisasi kesehatan merekomenasikan agar setiap orang harus secara teratur mengecek apakah mengalami proteinuria atau tidak. Dengan demikian, penyakit ginjal dapat dideteksi segera dan diobati sebelum berada dalam kondisi parah atau kronis.
Sebuah penelitian yang disponsori National Institutes of Health di AS pada tahun 1996 mengungkapkan, proteinuria adalah peramal yang paling baik dari gagal ginjal progresif pada mereka yang menyandang penyakit diabetes melitus tipe 2. The National Kidney Foundation maupun Yayasan Ginjal Indonesia juga merekomendasikan check up rutin, termasuk mengetes protein yang terbuang melalui air seni.
Hal ini perlu dilakukan siapa pun, terutama mereka yang termasuk kelompok risiko. Mereka yang termasuk kelompok risiko adalah penderita diabetes melitus, hipertensi, atau mempunyai riwayat keluarga penderita proteinuria.
Air Seni Berbusa
Jika protein sudah sedemikian banyak terbuang melalul air seni, ditandai dengan air seni yang berbusa. Tubuh kekurangan protein yang menyebabkan komposisi darah tidak bisa lagi mempertahankan keseimbangan cairan. Sebagai hasilnya terjadi pembengkakan pada tangan, kaki, dan perut. Meski demikian, tidak semua penderita proteinuria mengalami hal seperti itu. Ada juga yang tanpa gejala dan baru diketahui pada saat tanda-tanda payah ginjal muncul. Karena itu, satu-satunya cara mendeteksi proteinuria adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala (enam atau setahun sekali atau jika perlu lebih sering).
Seperti dianjurkan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (ahli ginjal), untuk mengetahui adanya proteinuria, air seni yang baik buat diperiksa adalah pada saat pagi hari karena telah mengalami pemekatan pada malam harinya.
Biasanya dengan dipsticks, berupa kertas tipis yang akan berubah warna jika urin mengandung protein, dan terlihat berapa kadarnya. Warna yang keluar bisa dicocokkan dengan list warna yang disertakan dalam wadah dipsticks.
Namun, pemeriksaan jenis ini masih terlalu sederhana dan hanya bisa mendeteksi protein jenis albumin saja. Lebih baik lakukan pemeriksaan di laboratorium yang teruji untuk hasil maksimal.
Apakah Anda memiliki beragam tanda-tanda di atas? Jika ya, segeralah perbaiki pola hidup Anda dan konsultasikan ke dokter ahli untuk pengobatan lebih lanjut.
Jika menyebut bau mulut, sebagian orang mungkin akan lebih melihatnya sebagai persoalan kosmetik, berhubungan dengan urusan penampilan, atau adanya masalah pada gigi. Kebanyakan kasus bau mulut memang berhubungan dengan gigi berlubang atau adanya infeksi pada mulut.
Namun, dalam kondisi tertentu, bau mulut yang berlebih dapat dijadikan ukuran fungsi ginjal seseorang mulai bermasalah. Apalagi jika tidak ada masalah pada gigi dan mulut.
Dr. Djoko Hardiman, Sp.PD, menilai bahwa adanya gangguan pada sistem pencernaan dapat dijadikan indikator fungsi ginjal mulai bermasalah. Tidak adanya nafsu makan, mual, hingga muntah-muntah adalah sebagian reaksinya.
Hal ini terjadi karena ginjal terganggu. Metabolisme protein di usus juga terganggu dan terbentuk zat-zat seperti amoniak dan lainnya yang membuat usus menjadi sembab.
Munculnya bau khas yang keluar dari mulut atau fetoruremik, disebabkan ureum yang berlebih pada air liur. Oleh bakteri dimulut (yang biasanya memang ada), ureum diubah menjadi amoniak, sehingga saat bernapas dan berbicara baunya amoniak. Selain itu, bisa timbul luka-luka kecil pada bibir.
Gangguan Pencernaan
Selain bau mulut, menurut Dr. Djoko, kurang darah merupakan tanda lain bila ginjal mulai tergang gu. Hal ini terjadi karena kurangnya produksi eritropoetin, sehingga rangsangan pada sumsum tulang untuk membentuk sel darah menjadi berkurang. Perhatikan apakah Anda sering mengalami cegukan (di luar kewajaran). Penyebabnya kenapa, memang belum diketahui hingga saat ini, tetapi bisa menjadi pertanda gangguan pada fungsi ginjal. Menderita sakit maag dan peradangan pada usus juga dapat dijadikan tanda.
Gangguan fungsi hormonal jika terjadi terus menerus juga dapat menjadi pertanda ada yang tidak beres pada ginjal. Diantaranya terjadi penurunan libido, fertilitas, dan akibat seksual lainnya. Pada wanita bisa terjadi gangguan menstruasi hingga tidak mengalami menstruasi lagi.
Terjadi pula gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, hingga gangguan produksi insulin yang menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes. Begitu juga gangguan metabolisme lemak yang ditandai oleh meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol, dan lainnya dalam darah.
Telapak Kaki Kesemutan
Pada taraf yang lebib parah, yaitu menderita gagal ginjai, tanda-tandanya lebih jelas lagi. Seperti timbulnya gangguan pada sistem saraf dan otot. Kaki sering terasa pegal atau restless leg syndrome, akibatnya sering menggerak-gerakkan kaki. Timbul rasa seperti terbakar atau kesemutan, terutama pada telapak kaki (burning feet syndrome).
Pada kasus gagal ginjal juga terjadi ensefalopati metabolik, yang mengakibatkan perasaan lemah, tidak bisa tidur, gangguan konsentrasi, tremor, hingga dapat menyebabkan kejang. Satu lagi adalah otot menjadi lemah dan mengecil, terutama pada tungkai.
Jangan lupa perhatikan juga adakah gangguan pada sistem jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Biasanya ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah (hipertensi).
Penderita sering juga mengalami nyeri dada dan sesak napas. Hal ini disebabkan selaput pembungkus jantung mengalami peradangan. Karena itu, orang yang memiliki masalah jantung agar lebih berhati-hati karena berisiko besar mengalami gangguan ginjal.
Kelebihan Protein
Langkah yang hingga kini cukup efektif untuk mengetahui apakah fungsi ginjal mulai atau sudah terganggu adalah tes proteinuria. Tes ini untuk mengetahui apakah di dalam urin terkandung protein dalam jumlah melebihi nilai normal (150 mg/urin per 24 jam).
Protein bagi tubuh berfungsi sebagai pembangun sistem pertahanan tubuh agar bisa menghadapi serangan penyakit infeksi, membantu sistem pembekuan darah, dan menjaga agar cairan yang beredar dalam tubuh berada dalam jumlah dan komposisi yang tepat.
Beberapa organisasi kesehatan merekomenasikan agar setiap orang harus secara teratur mengecek apakah mengalami proteinuria atau tidak. Dengan demikian, penyakit ginjal dapat dideteksi segera dan diobati sebelum berada dalam kondisi parah atau kronis.
Sebuah penelitian yang disponsori National Institutes of Health di AS pada tahun 1996 mengungkapkan, proteinuria adalah peramal yang paling baik dari gagal ginjal progresif pada mereka yang menyandang penyakit diabetes melitus tipe 2. The National Kidney Foundation maupun Yayasan Ginjal Indonesia juga merekomendasikan check up rutin, termasuk mengetes protein yang terbuang melalui air seni.
Hal ini perlu dilakukan siapa pun, terutama mereka yang termasuk kelompok risiko. Mereka yang termasuk kelompok risiko adalah penderita diabetes melitus, hipertensi, atau mempunyai riwayat keluarga penderita proteinuria.
Air Seni Berbusa
Jika protein sudah sedemikian banyak terbuang melalul air seni, ditandai dengan air seni yang berbusa. Tubuh kekurangan protein yang menyebabkan komposisi darah tidak bisa lagi mempertahankan keseimbangan cairan. Sebagai hasilnya terjadi pembengkakan pada tangan, kaki, dan perut. Meski demikian, tidak semua penderita proteinuria mengalami hal seperti itu. Ada juga yang tanpa gejala dan baru diketahui pada saat tanda-tanda payah ginjal muncul. Karena itu, satu-satunya cara mendeteksi proteinuria adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala (enam atau setahun sekali atau jika perlu lebih sering).
Seperti dianjurkan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (ahli ginjal), untuk mengetahui adanya proteinuria, air seni yang baik buat diperiksa adalah pada saat pagi hari karena telah mengalami pemekatan pada malam harinya.
Biasanya dengan dipsticks, berupa kertas tipis yang akan berubah warna jika urin mengandung protein, dan terlihat berapa kadarnya. Warna yang keluar bisa dicocokkan dengan list warna yang disertakan dalam wadah dipsticks.
Namun, pemeriksaan jenis ini masih terlalu sederhana dan hanya bisa mendeteksi protein jenis albumin saja. Lebih baik lakukan pemeriksaan di laboratorium yang teruji untuk hasil maksimal.
Apakah Anda memiliki beragam tanda-tanda di atas? Jika ya, segeralah perbaiki pola hidup Anda dan konsultasikan ke dokter ahli untuk pengobatan lebih lanjut.
Langganan:
Postingan (Atom)



